Rabu 21 Apr 2021 01:25 WIB

Arab Saudi Terapkan Layanan Berteknologi untuk Jamaah Umroh

Saudi Terapkan Layanan Berteknologi Tinggi Layani Jamaah Umroh.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Arab Saudi Terapkan Layanan Berteknologi untuk Jamaah Umroh. Foto: Umroh (ilustrasi)
Foto: Tourandtravel
Arab Saudi Terapkan Layanan Berteknologi untuk Jamaah Umroh. Foto: Umroh (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,MAKKAH -- Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memanfaatkan teknologi modern untuk melayani jamaah umroh dan sholat. Otoritas menyediakan aplikasi 'Tanaqul', sebagai tempat untuk memesan kendaraan listrik dan non elektrik, untuk melakukan Tawaf dan Sai di dalam Masjidil Haram.

Departemen Layanan Mobilitas telah menyediakan lantai berbahan mezzanine di lantai pertama, yang dapat diakses dari tiga gerbang Masjidil Haram. Lantai ini dimanfaatkan jamaah Umrah untuk melakukan Tawaf dan Sai menggunakan kendaraan khusus yang telah dipesan sebelumnya.

Baca Juga

Dilansir di Saudi Press Agency, Senin (19/4), departemen ini juga telah menyediakan lebih dari 5.000 kendaraan non-listrik dan 3000 kendaraan listrik untuk para jamaah lanjut usia, orang sakit dan penyandang disabilitas, serta mereka yang mengalami kesulitan gerak, guna memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ritual ibadah mereka.

Di sisi lain, Kepresidenan Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sejauh ini telah mempekerjakan 750 pemandu. Mereka akan memberikan pelayanan navigasi bagi jamaah Umroh dan memastikan langkah-langkah yang diterapkan dalam menangani Covid-19.

Direktur Pengendalian Kerumunan Administrasi Umum tubuh, Osama Al-Hujaili, mengatakan 750 karyawan ini telah bekerja sepanjang waktu untuk memberikan layanan terbaik bagi para peziarah di Masjidil Haram.

Anggota penjaga keamanan sipil di Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga telah mendukung pemandu lokal ini melalui tim beranggotakan 500 orang.

Awal bulan ini, Arab Saudi mengatakan akan memberikan izin bagi Muslim yang ingin melakukan umrah atau mengunjungi tempat-tempat suci selama Ramadhan, dengan syarat mereka telah divaksinasi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement