Selasa 18 Jan 2022 12:30 WIB

Pengunjung Padati Festival Madu Jazan Arab Saudi

Pengunjung Padati Festival Madu Jazan Arab Saudi

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Pengunjung Padati Festival Madu Jazan Arab Saudi
Foto: Arab News
Pengunjung Padati Festival Madu Jazan Arab Saudi

IHRAM.CO.ID,JEDDAH -- Festival Madu Jazan ketujuh menarik lebih banyak penggemar di wilayah Edabi, tempat acara ini diadakan setiap tahun. Festival ini diluncurkan oleh Gubernur Jazan, Pangeran Mohammed bin Nasser bin Abdulaziz.

Warga setempat, Dr. Mohammed Al-Ghazwani, mengatakan festival tersebut berupaya memperkenalkan dan memamerkan berbagai komponen pertanian, pariwisata, ekonomi dan investasi di kawasan itu, termasuk madu. 50 peternak lebah disebut memamerkan berbagai jenis madu alami kelas satu.

Baca Juga

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung peternak lebah lokal dan membantu mereka untuk berinvestasi di lingkungan yang subur di kawasan itu, agar menghasilkan produk dengan jumlah yang komersial.

“Festival ini juga membantu para petani madu Jazan mengembangkan metode pengemasan produk madu mereka. Dukungan dan kepedulian diberikan oleh kepemimpinan yang bijaksana, bertujuan untuk mengembangkan negara dan melayani warga, serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Al-Ghazwani dikutip di Arab News, Selasa (18/1).

Lebih lanjut, ia menyebut selama tiga hari festival itu berjalan, lebih dari 700 kilogram madu sejauh ini telah terjual. Penjualan tersebut bernilai lebih dari 250.000 riyal Saudi atau sekitar 67.000 dolar AS. Tahun lalu, sekitar 3.500 kilogram madu terjual, dengan nilai total lebih dari 2 juta riyal Saudi.

Seorang pengunjung lokal, Mohammed Hassan Hakami, mengatakan wilayah tersebut dapat menghasilkan berbagai jenis madu, termasuk Sidr. Varietas madu ini merupakan produk yang sangat disukai dan populer di Kerajaan.

“Di wilayah kami juga memiliki jenis madu lain, seperti Al-Qatad, Al-Majra, Al-Samrah dan Al-Shawkah. Kami juga memiliki berbagai jenis lilin lebah yang bagus,” kata Hakami.

Dia menyebut telah membeli 2 kilogram madu pohon sidr. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa penyelenggara festival tidak akan membiarkan madu berkualitas rendah dijual.

Pakar lebah madu, Faiz Al-Quthami, mengatakan madu Salam tidak dapat diproduksi di tempat lain selain Jazan. Jazan adalah wilayah terbaik untuk memproduksi lebah, madu dan lilin lebah.

"Wilayah ini juga memiliki madu mangrove, yang memiliki nilai obat dan nutrisi lebih tinggi daripada jenis madu lainnya. Namun, banyak peternak lebah yang kurang memperhatikan jenis madu ini,” ujarnya.

Al-Quthami mengatakan beberapa jenis madu lebih mahal daripada yang lain. Hal ini disebabkan kurangnya jumlah produksi dari jenis tersebut. Madu Majra, misalnya, diproduksi dalam jumlah kecil karena musimnya yang pendek dan harganya lebih tinggi dari madu pohon sidr.

“Madu Sidr sangat populer di Arab Saudi karena kualitasnya yang bagus, ketersediaannya dan harganya yang terjangkau. Berdasarkan penelitian dan studi ilmiah, bagaimanapun, madu Al-Samar adalah madu terbaik kedua setelah semak bakau," lanjutnya.  

Sumber:

https://www.arabnews.com/node/2006366/saudi-arabia

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement