Rabu 10 Aug 2022 18:32 WIB

Kementerian Haji Meminta Jamaah Umroh Memastikan Kontrak Layanan

Musim umroh baru dimulai pada 1 Muharram.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
 Musim umroh baru dimulai pada 1 Muharram. Foto:  Kabah dan orang tawaf terlihat dari lantai dua Masjidl Haram, awal pekan ini. Teriknya Makkah sempat redup pada Rabu (18/9), akibat dibasahi rintik hujan selama lima menit. (ilustrasi)
Foto: Kemenag/Media Center Haji
Musim umroh baru dimulai pada 1 Muharram. Foto: Kabah dan orang tawaf terlihat dari lantai dua Masjidl Haram, awal pekan ini. Teriknya Makkah sempat redup pada Rabu (18/9), akibat dibasahi rintik hujan selama lima menit. (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,RIYADH — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, mendesak jamaah umroh domestik untuk memastikan kontrak layanan umroh mereka. Kementerian menegaskan, bahwa akan ada kontrak terdokumentasi untuk layanan yang akan mereka terima dari perusahaan penyedia layanan dan perusahaan yang mengatur perjalanan umroh. 

Dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (9/8/2021) Kementerian menggarisbawahi bahwa para peziarah akan memperoleh layanan melalui perusahaan dan lembaga yang memiliki izin untuk mengatur perjalanan umroh. Selain itu memastikan juga rincian layanan seperti perumahan, transportasi, tanggal perjalanan dan sejenisnya.

Baca Juga

Patut dicatat bahwa kementerian telah memobilisasi prosedur elektronik dan semua program teknisnya untuk melayani para peziarah dan memfasilitasi mereka untuk melakukan ritual dengan mudah dan nyaman sejak peluncuran musim umroh baru dan itu berkoordinasi dengan otoritas terkait. Musim umroh baru dimulai pada 1 Muharram 1444, bertepatan dengan 30 Juli 2022.

Sumber:

https://saudigazette.com.sa/article/623767/SAUDI-ARABIA/Hajj-Ministry-asks-domestic-Umrah-pilgrims-to-ensure-documented-contract-for-services

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement