Jumat 02 Oct 2015 11:33 WIB
Insiden Mina

Negara Berjamaah Haji Terbesar Perlu Terlibat dalam Investigasi Insiden Mina

Rep: Marniati/ Red: Indah Wulandari
  Kepulangan Jamaah Haji. Jamaah haji Kloter JKS-02 asal Jawa Barat mendarat di Terminal Selatan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/9). (Republika/Wihdan)
Kepulangan Jamaah Haji. Jamaah haji Kloter JKS-02 asal Jawa Barat mendarat di Terminal Selatan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/9). (Republika/Wihdan)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Komisi VIII DPR RI menyarankan agar  pemerintah Arab Saudi perlu melibatkan negara-negara dengan jumlah jamaah yang besar untuk melakukan investigasi tragedi Mina.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Malik Haramain mengatakan, pelibatan ini diperlukan agar diperoleh hasil yang objektif dan transparan.

"Negara dengan jumlah jamaah yang besar perlu dilibatkan. Seperti Indonesia, Pakistan, India, dan lainnya," ujar Malik Haramain dalam diskusi publik targedi Mina yang diadakan di kantor PKB Jakarta, Kamis (1/10).

Ia menjelaskan, pemerintah Arab Saudi juga bisa bekerjasama dengan negara penyelenggara ibadah haji terkait dalam bidang pengamanan jamaah.  Lantaran peristiwa yang menyebabkan jamaah haji celaka seringkali terjadi pada saat jamaah bergerak dalam jumlah yang besar. Sehingga diperlukan solusi atas hal ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement