Sabtu 03 Aug 2019 19:43 WIB

Busyro Muqoddas Jelaskan Arti Mabrur Sosial ke Jamaah

Menurut Busyro, mabrur tidak hanya sebatas mabrur individual dalam arti sempit.

Wakil Amirul Hajj, Busyro Muqoddas saat mengunjungi jamaah haji asal embarkasi SOC di Hotel Kiswah, Jarwal, Makkah, Sabtu (3/8).
Foto: Muhammad Hafil/Republika
Wakil Amirul Hajj, Busyro Muqoddas saat mengunjungi jamaah haji asal embarkasi SOC di Hotel Kiswah, Jarwal, Makkah, Sabtu (3/8).

IHRAM.CO.ID, Laporan Muhammad Hafil dari Makkah, Arab Saudi

MAKKAH -- Wakil Amirul Hajj Indonesia, Busyro Muqoddas mengunjungi hotel-hotel yang menjadi pemondokan jamaah haji, Sabtu (3/8). Salah satu hotel yang dikunjungi adalah Hotel Kiswah di kawasan Jarwal yang dihuni jamaah haji asal embarkasi SOC (Jawa Tengah dan Yogyakarta).

Baca Juga

Dalam pemaparannya di hadapan jamaah, Busyro mengingatkan soal haji mabrur. Menurut Busyro, mabrur tidak hanya sebatas mabrur individual dalam arti sempit. Tetapi, juga mabrur secara sosial kemasyarakatan.

“Mabrur sosial bisa dikembangkan secara lingkungan kesehatan, politik, ekonomi yang ramah yang jujur berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan,” kata Busyro.

photo

Menurut Busyro, mabrur sosial menjadi sangat penting bagi Indonesia. Saat ini, negara membutuhkan ketulusan, keikhlasan, dan kejujuran sosial yang dikembangkan oleh jamaah haji.

“Bayangkan saja dampaknya kalau jamaah haji setiap tahun, 231 ribu (orang) bisa mengembangkan mabrur secara sosial secara hukum secara ekonomi,” kata Busyro.

Selain itu, Busyro juga menyampaikan hal-hal terkait ibadah haji kepada jamaah. Di antaranya, agar jamaah menjadikan haji sebagai hal yang menggembirakan, memantapkan niat yang lurus, dan melaksanakan haji sesuai tuntunan syariah.

“Lakukan haji dengan keikhlasan,” kata Busyro.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement