Jumat 06 Sep 2019 11:46 WIB

Di Zona Hijau, Kesehatan Jamaah Haji Terus Dipantau

Zona hijau memiliki daya tampung jamaah haji sebanyak 53 orang.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Agung Sasongko
Petugas memberikan perawatan kepada jamaah haji Indonesia yang sebagian besar akibat kelelahan dan dehidrasi di Posko Kesehatan Mekkah, Arab Saudi, Minggu (11/8/2019).
Foto: Antara/Hanni Sofia
Petugas memberikan perawatan kepada jamaah haji Indonesia yang sebagian besar akibat kelelahan dan dehidrasi di Posko Kesehatan Mekkah, Arab Saudi, Minggu (11/8/2019).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Penanggung Jawab Pelayanan Medis KKHI Makkah, Meity Adriana mengatakan, meski jamaah yang ditempatkan di zona hijau itu sudah sehat. Namun, jamaah tetap dalam pengontrolan petugas kesehatan. 

Untuk itu, petugas kesehatan juga telah menyiapkan rekam medik, obat-obatan dan keperlian laij untuk dibawa pesien dalam perjalanan pulang ke Tanah Suci. Meity mengatakan, Fasilitas ini disiapkan setelah fase Arafah Muzdalifah Mina (Armuzna) selesai.

Baca Juga

Karena pada saat itu terjadi lonjakan kunjungan ke KKHI Makkah. Belum lagi adanya jamaah haji yang baru selesai menjalani pengobatan di RS Arab Saudi dan dikembalikan terlebih dulu ke KKHI Makkah. 

Sehingga zona hijau itu, selain untuk pertimbangan aspek kesehatan, penyediaan ruangan tersebut guna menghindari kelebihan kapasitas di ruang perawatan. Jadi pasien yang kondisinya sudah stabil dan layak untuk pulang akan segera dialihkan ke zona hijau tersebut. 

Selain itu juga bagi yang akan pulang, tempat ini juga untuk menampung sementara jamaah haji yang akan dievakuasi atau mengikuti proses tanazul. 

Meity menuturkan, zona hijau memiliki daya tampung jamaah haji sebanyak 53 orang. Di ruang tunggu ini, jamaah disediakan matras alas tidur untuk tempat istirahat sementara. Selama berada di zona hijau, jamaah haji dimanjakan dengan beragam fasilitas yang dapat dinikmati secara gratis. 

Di antaranya tersedia perangkat audio video untuk menonton televisi atau tayangan video. Jamaah haji juga menerima konsumsi apabila memang sudah masuk waktunya makan pagi, siang atau malam. 

"Ditambah lagi dengan minuman, seperti teh, kopi dan susu," katanya.

Pihak KKHI Makkah juga memperhatikan kebutuhan pokok lainnya seperti menyediakan pakaian, sandal, jilbab bahkan sabun dan pasta gigi. Selama waktu tunggu sekitar 2 jam di green zone, selain dapat beristirahat dan menikmati fasilitas yang ada, jamaah haji juga akan dibantu dalam pengurusan berkas kepulangan. 

"Selanjutnya jamaah akan dikelompokkan sesuai sektor, kloter dan hotelnya,"

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement