Ahad 07 Jun 2020 03:39 WIB

Sejak Kemarin, 323 Masjid Tanah Datar kembali Dibuka

Tanah Datar menuju new normal karena daerah ini virus corona sudah cukup terkendali.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Agus Yulianto
Petugas berjaga di gerbang Masjid Raya Sumatera Barat, di Padang.
Foto: Antara/Aprillio Akbar
Petugas berjaga di gerbang Masjid Raya Sumatera Barat, di Padang.

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR -- Kabag Kesra Kabupaten Tanah Datar Afrizon mengatakan Pemkab Tanah Datar sudah memperbolehkan 323 masjid untuk kembali melaksanakan sholat Jumat berjamaah sejak kemarin, Jumat (5/6). Pemkab Tanah Datar mengizinkan masjid-masjid dibuka lagi karena sudah ingin memulai tatanan baru produktif dan aman covid (new normal).

"Semua masjid telah dibolehkan melaksanakan shalat Jumat dengan melaksanakan ketentuan-ketentuan protokol kesehatan, untuk diminta masyarakat patuh dan disiplin dengan aturan yang sudah ada demi kebaikan bersama," kata Afrizon, melalui siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (6/6).

Afrizon menyebut, pembukaan kembali masjid untuk sholat berjamaah sudah merujuk kepada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 tahun 2020 dan maklumat MUI nomor 06 Tanah Datar.

 

Afrizon menambahkan, pemerintah melarang anak usia di bawah 13 tahun iku sholat Jumat. Karena anak usia di bawah 13 tahun belum terlalu paham mengenai protokol covid. Selain itu, Pemkab Tanah Datar meminta khatib yang menyampaikan khotbah Jumat dalam durasi yang singkat.

Tanah Datar sudah bersiap menuju new normal karena di daerah tersebut virus corona sudah cukup terkendali. Dalam dua minggu terakhir tidak ada penambahan kasus positif covid-19 di Tanah Datar. Dan sebagian besar kasus positif covid-19 di Tanah Datar sudah sembuh.

Kasus positif virus corona di Tanah Datar sebanyak 11 orang. 7 orang sembuh dan dinyatakan negatif covid-19, 3 orang dirawat di rumah sakit rujukan dan 1 orang meninggal dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement