Kamis 15 Oct 2020 15:30 WIB

Pelatnas Panahan Bidik Yogyakarta Tempat Uji Tanding

Yogyakarta dinilai aman dari penularan Covid-19.

Pelatnas panahan (Ilustrasi)
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pelatnas panahan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatnas Panahan Indonesia membidik Yogyakarta sebagai tempat uji tanding dalam menyongsong Olimpiade tahun depan di Tokyo, Jepang.

"Uji tanding (tryin) rencananya di Yogyakarta namun waktunya masih digodok penanggalannya," kata manajer timnas panahan Indonesia Izzu Farhan Fajrikepada ANTARA, Kamis (15/10.

Baca Juga

Izzu mengatakan alasan membidik Yogyakarta adalah karena wilayah tersebut lebih aman dari penularan COVID-19 dan Kemenpora juga memberikan lampu hijau menggelar latihan di sana.

Izzu mengaku harus memaksimalkan latihan di tengah absennya berbagai kejuaraan akibat pandemi COVID-19, apalagi waktu setahun menuju Olimpiade Tokyo akan terasa cepat.

"Ya, saat ini yang bisa kami lakukan adalah berupaya memaksimalkan latihan dan pertandingan internal di dalam negeri," kata dia.

Pelatnas panahan sendiri sudah dimulai sejak Agustus lalu di Lapangan Panahan Komplek Gelora Bung Karno. Ada delapan atlet yang ikut dalam Pelatnas, yakni Hendra Purnama, Arief Dwi Pangestu, Muhammad Hanif Wijaya.

Kemudian Ryan Rafi Adiputro, Titik Kusumawardani, Linda Lestari, Rezza Octavia, dan Dela Berliana. Sementara peraih dua tiket Olimpiade yakni Diananda Choirunissa dan Riau Ega Agatha dicoret karena indisipliner melanggar aturan federasi.

Disinggung soal perkembangan pelatnas di Jakarta, Izzu mengatakan seluruh atletnya menunjukkan kemajuan yang menggembirakan meskipundi tengah keterbatasan akibat pandemi.

"Alhamdulillah pelatnas berjalan baik dan atlet kita menunjukkan progress yang baik. Kita juga tak mengalami kendala karena sejak awal menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata dia.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement