Kamis 03 Dec 2020 15:45 WIB

Rehabilitasi Kota Lasem Dimulai 2021

Proses rehabilitasi Kota Lasem akan melibatkan para arsitek.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Pembatik di daerah Lasem, Jawa Tengah.
Foto: Suherdi Riki/Republika
Pembatik di daerah Lasem, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memulai rehabilitasi kota lama lainnya, yakni Lasem, Jawa Tengah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan dalam proses rehabilitasi Kota Lasem akan melibatkan arsitek.

“Kemarin desainnya sudah selesai, 2021 ini akan kita mulai. Itu terlibat arsitek langsung,” kata Basuki dalam acara pengukuhan Dewan Arsitek Indonesia yang disiarkan secara virtual, Kamis (3/12).

Baca Juga

Terlebih, saat ini Kementerian PUPR juga sudah mengukuhkan Dewan Arsitek Indonesia. Basuki percaya, dengan terpilihnya Dewan Arsitek Indonesia yang anggotanya berasal dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) maka dunia arsitek Indonesia ke depan akan lebih maju dan lebih baik.

“Arsitek Indonesia lebih bertanggung jawab terhadap bangunan-bangunan infrastruktur di Indonesia,” ujar Basuki.

Basuki juga mengharapkan kerja sama Kementerian PUPR dan IAI akan lebih baik ke depannya. Dia menuturkan, banyak harapan terhadap Dewan Arsitek Indonesia untuk kemajuan arsitek di Indonesia pada masa mendatang.

Berdasarkan hasil seleksi calon anggota Dewan Arsitek Indonesia oleh Panel Ahli Seleksi terpilih sembilan Dewan Arsitek Indonesia. Anggota tersebut merupakan perwakilan dari unsur anggota organisasi profesi, pengguna jasa arsitek, dan perguruan tinggi.

Sembilan anggotanya yaitu Aswin Indraprastha, Bambang Eryudawan, Didi Haryadi, Gunawan Tjahjono, Karnaya, Lana Winayanti, Sonny Sutanto, Stevanus J Manahampi, dan Yuswadi Saliya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement