Rabu 01 Sep 2021 00:34 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Alami Tren Penurunan

Pada awal Agustus 2021, kasus Covid-19 di Sumbar sempat melonjak.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal
Foto: Republika/Febrian Fachri
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar), Jasman Rizal, mengatakan dalam tiga pekan terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 di Sumbar mulai menurun. Jasman menyebut pada awal Agustus ini, penambahan kasus positif Covid-19 di Sumbar secara harian sempat meningkat.

"Karena testing dan tracing kita tinggi. Sempat banyak temuan positif sampai ribuan sehari. Setelah ditangani dengan isolasi dan karantina, penularan menurun," kata Jasman, kepada Republika, Selasa (31/8).

Baca Juga

Jasman menambahkan, setelah banyaknya temuan positif dan dilakukan tindakan isolasi, penularan dapat ditekan. Jasman menyebut, testing tinggi terbukti menjadi kunci untuk menekan penularan.

Selain itu, menurut Jasman, kesadaran masyarakat untuk prokes terutama memakai masker dan juga mengikuti vaksinasi juga semakin meningkat. Jasman berharap adanya partisipasi aktif dari setiap individu masyarakat dapat membantu percepatan pengendalian Covid-19 di Sumbar.

Pada Selasa (31/8), penambahan kasus positif Covid-19 di Sumbar sebanyak 239 orang. Sedangkan, penambahan pasien Covid-19 sembuh sebanyak 308 orang.

Total kasus positif Covid-19 di Sumbar sampai sekarang sebanyak 86.712. Total pasien Covid-19 sembuh sebanyak 79.281 orang. Jumlah spesimen yang diperiksa di Sumbar sejauh ini sebanyak 1.007.665. Dengan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 669.337 orang.

Kasus aktif Covid-19 di Sumbar saat ini sebanyak 5.447 orang atau 6,28 persen. Jumlah pasien Covid-19 meninggal sebanyak 1.984 orang atau 2,29 persen dan sudah sembuh sebanyak 79.281 orang 91,43 persen.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif hari ini sebanyak 239 orang, berasal dari Kota Padang 86 orang, Kota Padang Panjang 11 orang, Kota Bukittinggi 18 orang, Kota Payakumbuh 10 orang, Kota Solok 5 orang, Kota Pariaman 1 orang, Kabupaten Pasaman 1 orang, Kabupaten Padang Pariaman 3 orang, Kabupaten Agam 24 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 6 orang, Kabupaten Solok 7 orang, Kabupaten Tanah Datar 10 orang, Kabupaten Sijunjung 2 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 18 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 12 orang, Kabupaten Pasaman Barat 8 orang, Kabupaten Dharmasraya 5 orang, dan Kabupaten Solok Selatan 12 orang

Adapun, pasien yang dinyatakan sembuh hari ini sebanyak 308 orang, berasal dari Kota Padang 167 orang, Kota Padang Panjang 1 orang, Kota Bukittinggi 21 orang, Kota Payakumbuh 15 orang, Kota Sawahlunto 17 orang, Kota Pariaman 1 orang, Kabupaten Agam 20 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 18 orang, Kabupaten Solok 16 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang,Kabupaten Sijunjung 4 orang, Kabupaten Pasaman Barat 25 orang, dan Kabupaten Dharmasraya 2 orang,

"Meninggal dunia bertambah sebanyak 6. Dari Kota Padang 2 orang, Kabupaten Agam 1 orang dan Kabupaten Solok 3 orang," ucap Jasman.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement