Selasa 19 Oct 2021 16:16 WIB

Keteladaan Nabi SAW Melintasi Waktu dan Batas Zaman

Keteladanan Nabi SAW melintasi waktu dan menembus batas zaman.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Rasulullah
Foto: wikipedia
Rasulullah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Sesditjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Fuad Nasar, menyampaikan pesan maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 19 Oktober 2021.

Ia mengatakan, Nabi Muhammad SAW yang hidup di abad ke-7 Masehi ditulis dalam rangking pertama oleh seorang ilmuwan Barat Michael H Hart dalam bukunya yang terkenal "Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah."

Baca Juga

"Jika ada seorang pemimpin besar yang riwayat hidupnya diketahui dan ditulis secara lengkap sejak dari zaman sebelum lahirnya sampai ia wafat oleh para ilmuwan hingga melahirkan banyak buku sejarah dari masa ke masa di seluruh dunia dalam berbagai bahasa, itulah Nabi Muhammad SAW," kata Fuad melalui pesan tertulis kepada Republika, Selasa (19/10).

Ia mengatakan, riwayat hidup dan perjuangan Nabi Muhammad SAW tidak hanya ditulis oleh ilmuwan Muslim, karena keimanan dan kecintaannya kepada Nabi. Tapi buku tentang Nabi Muhammad SAW juga banyak ditulis oleh ilmuwan di luar Islam yang mengaguminya.

 

"Semakin jauh jarak waktu antara kehidupan kita sekarang dengan zaman Nabi Muhammad, semakin terasa keagungan risalah dan kesempurnaan ajaran Islam yang disampaikan Nabi kepada seluruh umat manusia," ujarnya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement