Rabu 10 Nov 2021 13:54 WIB

Pulau Kolorai Jadi Desa Wisata

Pulau Kolorai sudah lama memiliki Pokdarwis aktif.

Pulau Kolorai di Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Foto: https://wonderful.pulaumorotaikab.go.id/wisat
Pulau Kolorai di Morotai, Provinsi Maluku Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupten Pulau Morotai, Maluku Utara menyatakan, Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menetapkan Pulau Kolorai sebagai desa wisata andalan yang akan terus dikembangkan di kabupaten itu.

"Kemenparekraf menetapkan Pulau Kolorai sebagi desa wisaa. Ini berdasarkan usulan kami di awal tahun 2021," kata Kadispar Pulau Morotai, Ida Arsad, Rabu (10/11).

Baca Juga

Menurut Ida, desa wisata ini adalah program Kemenparekraf, sehingga semua data-data potensi desa wisata yang ada di Morotai sudah melalui proses ke Kemenparekraf. "Dari semua data yang kami masukkan ke Kemenpar, hanya Pulau Kolorai yang dikategorikan masuk dalam penilaian desa wisata," kata Ida.

Ditanya hasil seleksi atau penilaian desa wisata itu dilihat sisi apa, ia mengaku, untuk Pulau Kolorai mereka sudah miliki Pokdarwis dan lembaga ini sudah lama aktif. Sehingga Kemenparekraf menetapkan Pulau Kolorai sebagi desa wisata.

"Pulau Kolorai ini Pokdarwisnya sudah terbentuk lama dan pendamping juga sudah ada. Potensi juga ada tinggal kita tambah lagi agar menghasilkan produk baru," kata Ida.

Dia mengakui, Morotai memiliki kawasan wisata yang bisa dikembangkan. Desa-desa yang mempunyai wisata yang luar biasa akan dikembangkan, salah satunya dengan memberi pelatihan kepada pengelola di desa wisata.

Oleh karena itu, masyarakat bisa menggali potensi wisata yang di desa mereka sehingga ada kunjungan wisatawan. Dia menjelaskan, target pemerintah daerah ada dua. Yakni, pertama menaikkan jumlah kunjungan wisatawan di Morotai, kedua mengupayakan para wisatawan lama tinggal di Morotai.

Sementara desa wisata yang diprioritaskan terdapat 23 desa yang tersebar di enam kecamatan. "Ini yang akan kami buat regulasinya sehingga desa wisata lebih maksimal menggali potensi wisata yang ada di desa setempat," kata Ida.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement