Selasa 30 Nov 2021 16:33 WIB

Polres Siagakan Satgas Pariwisata Menjelang Libur Nataru

Pengelola wisata di Kabupaten Semarang diimbau antisipasi lonjakan pengunjung.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Agus raharjo
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika HA memasangkan tanda Satgas Periwisata kepada salah satu perangkat kecamatan Ambarawa, pada Aprl Siaga Satgas Pariwisata Untuk Nataru di Ambatawa, Kabupaten Semarang, Selasa (30/11).
Foto: dok. Istimewa
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika HA memasangkan tanda Satgas Periwisata kepada salah satu perangkat kecamatan Ambarawa, pada Aprl Siaga Satgas Pariwisata Untuk Nataru di Ambatawa, Kabupaten Semarang, Selasa (30/11).

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN--Polres Semarang menyiagakan Satgas Pariwisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Semarang. Satgas pariwisata akan melaksanakan monitoring dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di sejumlah tempat tujuan wisata yang ada di wilayah Kecamatan Ambarawa.

Termasuk memonitor dan melaksanakan prosedur penanganan warga luar daerah yang pulang kampung halaman di sejumlah desa/kelurahan yang ada di kecamatan tersebut. "Hari ini kami menggelar apel Satgas Pariwisata di Ambarawa, agar seluruh komponen yang terlibat siap dalam menyambut libur Nataru," tegas Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika HA, saat memimpin apel, Selasa (30/11).

Baca Juga

Apel siaga satgas pariwisata ini, jelas Kapolres, melibatkan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ambarawa, para kades/lurah se-Kecamatan Ambarawa, Puskesmas Ambarawa dan Satgas Covid-19 Kecamatan Ambarawa. Nantinya, satgas juga akan berkoordinasi aktif dengan pengelola tempat wisata yang ada di lingkungan Kecamatan Ambarawa dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung di berbagai daya tarik wisata (DTW).

"Seperti diketahui, di kecamatan Amarawa terdapat sejumlah DTW yang pada libur akhir tahun nanti, bakal ramai dikunjungi oleh masyarakat yang akan mengisi liburan," ujar Yovan.

Kapolres juga menegaskan, antisipasi dan kewaspadaan dalam rangka mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga di wilayah Kabupaten Semarang, khususnya di Kecamatan Ambarawa. Untuk itu Muspika Kecamatan Ambarawa dan berbagai komponen yang terlibat supaya tetap bersinergi bahwa Covid-19 adalah tanggung jawab bersama.

"Kita berharap supaya Muspika kecamatan Ambarawa terus memperkuat sinergitas dalam menyambut Nataru dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang ini," tegas Yovan Fatika.

Ia juga mengimbau, untuk selalu menyosialisasikan pentingnya disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat. Termasuk menekankan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada. Sehingga masyarakat jangan terlena dengan terus menggalakkan Jogo Tonggo. "Berikan edukasi kepada masyarakat, tentang pentingnya Protokol Kesehatan dan pentingnya vaksinasi," tegas Kapolres Semarang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement