Ahad 05 Dec 2021 18:26 WIB

Bantu Warga Terdampak Erupsi, Muhammadiyah Terjunkan Tim

Muhammadiyah bentu poskor dan assemen ke warga terdampak erupsi Semeru.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agung Sasongko
Seorang warga melihat sepeda motor yang tertutup debu vulkanik akibat erupsi gunung Semeru di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Ahad (5/12/2021). Luncuran awan panas akibat letusan gunung Semeru mengakibatkan puluhan rumah di dua kecamatan rusak dan delapan kecamatan terdampak abu vulkanik.
Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Seorang warga melihat sepeda motor yang tertutup debu vulkanik akibat erupsi gunung Semeru di Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Ahad (5/12/2021). Luncuran awan panas akibat letusan gunung Semeru mengakibatkan puluhan rumah di dua kecamatan rusak dan delapan kecamatan terdampak abu vulkanik.

REPUBLIKA.CO.ID,  LUMAJANG -- Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, menginstruksikan Divisi Tanggap Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi (TDRR) melaksanakan koordinasi respons tanggap darurat. Serta, membentuk poskor dan asesmen ke warga terdampak erupsi Semeru.

Kepada relawan MDMC di Jawa Timur, Budi menginstruksikan untuk segera melakukan tindakan kesiapsiagaan di bawah koordinasi MDMC Jatim. Sedangkan, ke relawan MDMC di luar Jatim, ia meminta untuk siaga menunggu perintah jika dibutuhkan. 

Baca Juga

"MDMC Kabupaten Lumajang langsung menetapkan posko relawan Muhammadiyah untuk tanggap darurat erupsi Gunung Semeru di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang, Jalan Imam Sujai, Jogotrunan," kata Budi, Sabtu (4/12).

MDMC Lumajang turut berkoordinasi dengan BPBD setempat dan menerjunkan personel ke lokasi terdampak untuk melaksanakan asesmen situasi di lapangan. Sedangkan, MDMC Jawa Timur konsolidasi semua sumber daya terdekat yang bisa dikerahkan.

Ia menekankan, relawan-relawan Muhammadiyah dari Angkatan Muda Muhammadiyah, Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah sekitar Semeru dan Jawa Timur merupakan tim-tim yang sudah terlatih.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement