Rabu 30 Mar 2022 06:41 WIB

Jelang Ramadhan, Imam dan Marbot Diminta Vaksin Booster

Imam dan marbot segera melengkapi vaksina

Warga muslim duduk menunggu untuk menunaikan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/3/2022). Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali memperbolehkan shalat Jumat, salat Tarawih dan shalat Ied dengan saf rapat di masjid dengan pertimbangan pemerintah sudah mencabut berbagai aturan protokol COVID-19.
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Warga muslim duduk menunggu untuk menunaikan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/3/2022). Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali memperbolehkan shalat Jumat, salat Tarawih dan shalat Ied dengan saf rapat di masjid dengan pertimbangan pemerintah sudah mencabut berbagai aturan protokol COVID-19.

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta imam dan marbot masjid segera melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster menjelang Ramadhan. Dimana jumlah masyarakat yang beraktivitas di masjid biasanya meningkat saat Ramadhan. Maka dari itu, imam dan marbot masjid diminta segera melengkapi vaksinasi.

 

Khofifah menyatakan kesiapan Pemprov Jatim untuk memfasilitasi imam dan marbot masjid yang hendak mendapatkan vaksin baik dosis pertama, kedua, maupun ketiga. Khofifah mengaku, jumlah stok vaksin yang dimiliki Pemprov Jatim saat ini sangat mencukupi. 

 

"Menjelang Ramadhan, pengurus takmir masjid maupun mushola yang ingin booster, Pemprov Jatim sangat terbuka dan stok vaksin ketiga sangat mencukupi," ujarnya, Kamis (29/3).

 

Apalagi, lanjut Khofifah, pada Ramadhan tahun ini, pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap kegiatan masyarakat. Artinya umat Muslim sudah boleh melakukan ibadah, utamanya Sholat Tarawih secara berjamaah di masjid maupu musholah. 

 

“Sehingga kelonggaran ini harus kita dukung dengan kewaspadaan pemenuhan dosis vaksinasi. Agar ibadah masyarakat tenang dan lancar,” ujarnya.

 

Selain itu, memasuki Ramadhan tahun ini, Khofifah juga meminta masjid bisa menjadi tempat ibadah yang memadai dan mempererat silatutahmi. Utamanya dengan masyarakat yang ada di sekitar. Takmir pun dimintanya memakmurkan masjid melalui kegiatan yang bermanfaat.

 

"Dengan memakmurkan masjid melalui kegiatan yang bermanfaat, masjid akan menjadi pusat berkumpul dan membawa syafaat bagi semua. Bukan hanya di bulan Ramadhan saja," kata dia.

 

Dadang Kurnia

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement