Selasa 12 Apr 2022 15:30 WIB

Anggota DPR Berapapun Kuota Haji yang Didapat Syukuri

Anggota DPR Berapapun Kuotanya Syukuri kuota haji.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Anggota DPR Berapapun Kuota Haji yang Didapat Syukuri. Foto: Dirjen PHU Hilman Latief bersama  asosiasi haji umroh Gaphura, mengikuti Talk Show Siap Berhaji Tahun ini yang digelar Sabtu (9/4/2022).
Foto: Republika/Ali Yusuf
Anggota DPR Berapapun Kuota Haji yang Didapat Syukuri. Foto: Dirjen PHU Hilman Latief bersama asosiasi haji umroh Gaphura, mengikuti Talk Show Siap Berhaji Tahun ini yang digelar Sabtu (9/4/2022).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Menurut perkiraan sementara dari kuota 1 juta itu Indonesia memiliki jatah berangkatkan jamaah hajinya dikisaran 60 ribu-80 ribu. Anggota Komisi VIII DPR Muhammad Ali Ridho mengatakan berapapun kuota yang didapatkan Indonesia hal itu patut disyukuri.

"Mudah-mudahan 60 ribu sampai 80 ribu, harapan kami Alhamdulillah tapi apapun itu Alhamdulillah sudah ada," kata Ali saat mengikuti Talk Show 'Siap Berhaji Tahun ini yang digelar di Markas Asosiasi Haji Umroh GAPHURA, Sabtu (9/4).

Baca Juga

Muhammad Ali Ridho mengatakan, berita satu juta kuota haji yang disampaikan Kementerian Haji Arab Saudi harus disyukuri. Berapapun kota yang ditentukan oleh Arab Saudi itulah yang terbaik menurut mereka.

"Tentu saya meyakini bahwa keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji Arab Saudi itu dengan pertimbangan yang begitu matang karena setelah dua tahun pandemi ini," ujarnya.

 

Muhammad Ali memastikan umroh yang sedang diselenggarakan ini merupakan bagian dari bentuk uji coba untuk penyelenggaraan haji tahun ini. Sejak dibukanya umroh di masa pandemi berjalan dengan lancar.

"Saya yakini kemarin adalah uji coba umroh untuk sebagai tolak ukur haji ini akan diadakan atau tidak," katanya.

Akhirnya dari uji coba itu Arab Saudi menentukan 1 juta kuota haji tahun 1443/2022. Meski jauh dari yang diharapkan kuota tersebut harus disyukuri semua pihak. 

"Dengan berbagai pertimbangan itu tentunya Kementerian Haji Arab Saudi menentukan angka satu juta," katanya.

Muhammad Ali memastikan 1 juta kota itu sudah berdasarkan pertimbangan matang. hal itu kata dia dapat dibuktikan Pemerintah Arab Saudi menentukan maksimal usia maksimal 65 tahun.

"Tentu ini sudah dengan berbagai pertimbangan," katanya.

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement