Selasa 06 Dec 2022 21:55 WIB

Seminar Layanan Publik Anti Korupsi

Seminar digelar bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia..

Rep: Edi Yusuf/ Red: Mohamad Amin Madani

Dari kiri ke kanan, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna, Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tampil dalam Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi saat Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar KPK, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022). Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Dari kiri ke kanan, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna, Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tampil dalam Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi saat Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar KPK, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022). Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais (kiri) dan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak menyampaikan pemaparan saat Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi saat Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar KPK, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022). Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Dari kiri ke kanan, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna, Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tampil dalam Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi saat Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar KPK, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022). Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak, didampingi Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais (kiri), Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna (kanan), dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kedua kanan) menyampaikan keterangan pers usai Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi saat Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar KPK, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022). Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak (tengah) bersama Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais (kiri), Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna (kedua kanan), dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kanan) berfoto bersama usai Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi saat Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar KPK, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022). Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- KPK menggelar Seminar Nasional Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung (6/12/2022).

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,  Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dan nggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais.

 

Dalam upaya pencegahan korupsi, KPK terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang Clean and Good Governance.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement