Ahad 25 Jun 2023 08:15 WIB

Tim Investigasi Al Zaytun: Panji Gumilang tak Kooperatif-Dugaan Penyimpangan Benar Terjadi

Tim Investigasi rekomendasikan adanya proses hukum terhadap Panji Gumilang.

Rep: Muhyiddin/ Red: Reiny Dwinanda
Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang menyapa jurnalis saat tiba di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023). Panji Gumilang memenuhi panggilan tim investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal tersebut guna mengklarifikasi sejumlah isu kontroversial yang kini tengah viral terkait pondok pesantren di Indramayu tersebut.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang menyapa jurnalis saat tiba di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023). Panji Gumilang memenuhi panggilan tim investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal tersebut guna mengklarifikasi sejumlah isu kontroversial yang kini tengah viral terkait pondok pesantren di Indramayu tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim investigasi yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat melaporkan terkait penyelesaian masalah Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Dalam laporannya, tim menyimpulkan bahwa Panji Gumilang sebagi pimpinan Al Zaytun tidak kooperatif.

"Pihak Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun dalam hal ini Syekh AS Panji Gumilang tidak kooperatif terhadap ajakan tim investigasi untuk melakukan klarifikasi/tabayun perihal masalah-masalah yang berkembang di Ponpes Al Zaytun," ujar Ketua Tim Investigasi Al Zaytun, Prof KH Badruzzaman M Yunus, dikutip dari laporan tertulisnya, Ahad (25/6/2023).

Baca Juga

Menurut Kiai Badruzzaman, Panji tidak kooperatif karena menolak unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut serta di dalam pertemuan antara tim investigasi dengan pihak Al Zaytun. Ketika tim investigasi datang ke Ponpes Al-Zaytun, Panji juga menolak untuk menerima unsur MUI.

Selain itu, menurut Kiai Badruzzaman, Panji juga menolak untuk memberikan klarifikasi terhadap beberapa pertanyaan yang sudah disiapkan oleh tim investigasi walaupun daftar pertanyaan itu akhirnya diterima untuk dibawa pulang ke Al Zaytun.

"Karena pihak Al Zaytun tidak kooperatif, maka asumsi yang selama ini berkembang di masyarakat tentang kemungkinan terjadinya penyelewengan, baik yang menyangkut paham keagamaan maupun pelaksanaan proses pendidikan dan juga dugaan-dugaan tindak pidana, benar terjadi," kata Kiai Badruzzaman.

Dalam laporannya, tim investigasi pun merekomendasikan kepada MUI Pusat agar segera mengeluarkan fatwa tentang penyimpangan paham keagamaan yang dilakukan oleh Panji Gumilang.  

"Kepada pemerintah pusat, Tim Investigasi merekomendasikan agar segera mengambil tindakan konkret untuk memproses secara hukum dugaan-dugaan tindak pidana dan penyimpangan paham keagamaan yang dilakukan oleh Syekh AS Panji Gumilang," jelas Kiai Badruzzaman.

Tim investiasi juga telah melaporkan pertemuan dengan Panji Gumilang di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (23/6/2023). Pada pertemuan itu, tim investigasi telah menyiapkan bahan pertanyaan untuk disampaikan kepada Panji.

"Tetapi baru saja ketua tim membuka pertemuan dan menyerahkan kepada juru bicara untuk menyampaikan beberapa permasalahan yang akan diklarifikasi, dia tidak bersedia menjawab pertanyaan secara langsung," ujar Kiai Badruzzaman.

Menurut Kiai Badruzzaman, Panji justru melakukan interupsi dan menyampaikan beberapa pernyataan. Di antaranya, Panji Gumilang mengoreksi nama yang terdapat di dalam surat undangan yang tertulis "Panji Gumilang", seharusnya ditulis dengan "Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang" atau disingkat "AS Panji Gumilang".

Advertisement

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
  • Sebaiknya alzaytun kooperatif, agar umat islam tdk terpecah belah, jika dengan israel aja alzaytun menyarankan buka jalur diplomasi, dengan MUI kenapa tidak mau kooperatif,MUI adalah wadah para ulama dan yg di percaya umat, MUI tempat bertanya, kooperariflah dengan MUI agar alzaytun bisa terus memperbaiki diri demi kemajuan bangsa dan negara
    2 Bulan lalu
  • Usut tuntas sudah terbukti bubarkan masa hukum pilih pilih masa takut sama bekingan bubarkan sudah menyesatkan dan bikin resah
    2 Bulan lalu
  • Yang mau mengacak acak ajaran agama Islam setuju di tembak mati.
    2 Bulan lalu
  • Aliran sesat Az Zaitun yang meresahkan NKRI
    2 Bulan lalu
  • Tak bisa kita berharap banyak pada pemerintah yg sekarang untuk menuntaskan polemik Al Zaitun, bersabarlah tunggulah sesat lagi akan kita lihat Anies Baswedan menuntaskan Al Zaitun sampai keakar akarnya semua disikat habis
    2 Bulan lalu
  • Polisi kapan tangkap Gumilang? ☹️
    2 Bulan lalu
  • Sudah jls sesat, NII....pemimpinnya penista agama.....iblis Dajjal Yahudi Kafirun.....bubarkan secepatnya, tangkap, proses hukum si iblis Dajjal Yahudi Kafirun panji gumilang.....bila beking menghalangi.....tangkap, proses hukum jg beking iblis Dajjal Yahudi kafirun
    2 Bulan lalu
  • AlZaytun boleh dikata salah satu aset Nasional, apabila ada oknum (siapapun) menyalah, bungkus dan buang kelaut saja agar tidak mengotori AlZaytun.
    2 Bulan lalu
  • Dari dulu selalu dilindungi, ada big bos di pusat
    2 Bulan lalu
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement