Senin 26 Feb 2024 19:32 WIB

Humas Universitas Nusa Mandiri Lakukan Penjajakan Kerjasama dengan QuBisa

Kemitraan diharapkan membuka pintu bagi pengembangan kurikulum yang lebih dinamis.

Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sinergi dengan tujuan tersebut maka dilakukan penjajakan kerjasama yang menarik dengan QuBisa.
Foto: Universitas Nusa Mandiri
Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sinergi dengan tujuan tersebut maka dilakukan penjajakan kerjasama yang menarik dengan QuBisa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sinergi dengan tujuan tersebut maka dilakukan penjajakan kerjasama yang menarik dengan QuBisa. QuBisa merupakan platform pendidikan terkemuka di Indonesia. Agenda penjajakan telah dilakukan, pada Selasa (20/2/2024), di Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Jatiwaringin, Jalan Jatiwaringin Raya No 2 Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh Arif Hidayat selaku wakil rektor 2 bidang non akademik, Humas Universitas Nusa Mandiri dan kepala Nusamandiri Career Center (NCC).

Wakil rektor 2 bidang non akademik, Arif Hidayat mengatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat komitmen kedua pihak dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi pendidikan yang inovatif. “Universitas Nusa Mandiri, dengan dukungan dari Rektorat, telah melakukan langkah awal untuk menjalin kerjasama ini sebagai bagian dari upaya terus-menerus memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi mahasiswa,” terangnya dalam rilis yang diterima, Senin (26/2/2024).

Baca Juga

Menanggapi pertemuan ini, Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof Dwiza Riana menyatakan sangat antusias melihat potensi kerja sama dengan QuBisa. “Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat yang signifikan bagi pengalaman belajar mahasiswa kami di Universitas Nusa Mandiri, serta berkontribusi pada upaya menciptakan masyarakat yang lebih terdidik dan berdaya saing,” ungkap Prof Dwiza ditemui di tempat berbeda.

Sementara itu, kepala NCC, Muhammad Faisal menyampaikan bahwa QuBisa telah dikenal dengan platform pembelajaran daring yang berfokus pada pembelajaran adaptif dan interaktif, menunjukkan minat yang sama untuk berkolaborasi dengan Universitas Nusa Mandiri. 

“Kemitraan ini diharapkan akan membuka pintu bagi pengembangan kurikulum yang lebih dinamis, implementasi teknologi pendidikan yang mutakhir dan meningkatkan akses terhadap sumber daya pendidikan yang berkualitas,” tutupnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement