Rabu 05 Apr 2023 12:53 WIB

Tingkat Hunian Hotel Makkah Capai 80 Persen, Tertinggi dalam Tiga Tahun

Hunian hotel di Makkah meningkat.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Suasana hotel di Makkah
Foto: Ali Yusuf
Suasana hotel di Makkah

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Sektor hotel dan akomodasi di Makkah mengalami lonjakan besar selama musim Ramadhan 2023. Menurut Komite Haji dan Umrah di Kamar Dagang Makkah, tingkat hunian hotel saat ini mencapai 80 persen, tertinggi dalam tiga tahun.

Tidak hanya itu, harga hotel selama bulan suci Ramadhan saat ini juga mengalami kenaikan. Hal ini menyusul tingginya permintaan, terutama pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Baca Juga

Sebuah survei dilakukan oleh harian bisnis Al-Eqtisadiah, mengenai pemesanan kamar hotel di area pusat Mekkah selama 10 hari terakhir Ramadhan. Hasilnya disebut harga hotel berkisar antara 3.000 hingga 9.000 riyal Saudi (Rp 11,9 juta hingga Rp 35,7 juta) per hari, dengan syarat pemesanan untuk seluruh 10 terakhir hari.

Ketua Komite Haji dan Umrah, Abdullah Al-Qadi, mengatakan harga kamar hotel di Makkah tunduk pada kriteria tertentu, termasuk oleh penawaran dan permintaan. Di sisi lain, mereka memiliki keunggulan kedekatannya dengan Masjidil Haram dan layanan yang diberikan.

 

Ia mengatakan harga kamar hotel di Makkah lebih mirip dengan tiket perjalanan, terutama hotel-hotel yang terletak di kawasan pusat. Ada kenaikan harga yang bertahap saat mendekati musim Ramadhan dan akan naik dua kali lipat dalam 10 hari terakhir bulan suci.

Dilansir di Saudi Gazette, Rabu (5/4/2023), Kementerian Pariwisata disebut telah bekerja dengan penuh transparansi dan kejelasan dengan para investor di sektor akomodasi di Makkah. Salah satu tujuannya untuk memulihkan dan mengaktifkan kembali sektor tersebut, setelah pandemi Covid-19.

Al-Qadi juga mengatakan kementerian telah memanfaatkan dan mengatasi tantangan yang dihadapi para investor. Salah satunya dengan menyelenggarakan beberapa pertemuan virtual untuk mengatasi masalah yang menghambat industri, yang akan membantu sektor ini pulih dengan cepat.

Di sisi lain, beberapa pengusaha di sektor tersebut telah mengkonfirmasi kenaikan harga yang sangat besar setelah pandemi Covid-19. Harga kamar di area tengah Makkah berkisar antara 35.000 hingga 55.000 riyal Saudi, yang mana saat ini telah mencapai 45,000 hingga 90,000 riyal untuk 10 hari terakhir Ramadhan.

Tingginya kenaikan harga tersebut disebut disebabkan oleh lonjakan beban usaha, selain lonjakan harga pangan dan karena tingginya permintaan.

Para pengusaha ini juga mengatakan musim Ramadhan saat ini menjadi saksi hadirnya jumlah pengunjung yang besar. Salah satu faktor pendukungnya adalah pelonggaran visa dan fasilitasi yang diberikan oleh Arab Saudi kepada jamaah dari luar negeri, yang mengakibatkan tingginya permintaan kamar di area tengah Makkah.  

Sumber:

https://saudigazette.com.sa/article/631285/SAUDI-ARABIA/Makkah-hotel-occupancy-rate-hits-80-the-highest-in-3-years

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement