Jumat 26 May 2023 01:09 WIB

KKHI di Madinah Rawat Pasien Jamaah Haji Pertama dari Kloter Awal

Petugas kesehatan selalu siaga melayani jamaah haji.

MADINAH--Tepat pukul 06. 30 waktu Arab Saudi (WAS), Kamis (28/7) enam jamaah evakuasi dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (Makkah) tiba di KKHI Madinah. Tim jaga KKHI Madinah terlihat sibuk menerima jamaah sebagaimana menyambu tamu kehormatan.
Foto: Republika/Ali Yusuf
MADINAH--Tepat pukul 06. 30 waktu Arab Saudi (WAS), Kamis (28/7) enam jamaah evakuasi dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (Makkah) tiba di KKHI Madinah. Tim jaga KKHI Madinah terlihat sibuk menerima jamaah sebagaimana menyambu tamu kehormatan.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Tenaga medis Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, Arab Saudi, merawat pasien pertama dari kelompok terbang (kloter) awal jamaah haji yang tiba Rabu (24/5).

"Pasien sudah tertangani dengan baik, saat ini sedang dalam pemulihan," kata Penanggungjawab Instalasi Gawat Darurat KKHI Madinah Meilya melalui siaran tertulis Biro Komunikasi dan Layanan Publik Kemenkes RI di Jakarta, Kamis.

Baca Juga

KKHI Madinah menerima pasien tersebut pada pukul 09.28 waktu setempat. Pasien merupakan anggota jamaah haji lansia asal Jakarta dengan keluhan pusing disertai mual dan muntah.

Pasien dibawa ke KKHI Madinah oleh petugas haji menggunakan ambulans Emergency Medical Team (EMT).

 

Dokter Spesialis Saraf yang bertugas di KKHI Madinah Anwaz Nursin mengatakan kondisi yang dialami pasien berupa gangguan keseimbangan karena faktor perjalanan jauh dan kelelahan.

"Hasil pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Gangguan keseimbangan yang dialami kemungkinan akibat perjalanan jauh dan kelelahan," ujarnya.

Anwaz berpesan kepada jamaah haji yang baru tiba di Madinah untuk beristirahat yang cukup, hindari aktifitas fisik berlebihan, makan bergizi, dan minum yang cukup.

Kedatangan gelombang awal jamaah haji asal Indonesia dimulai 24 Mei hingga 6 Juni 2023 di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah. Hari pertama kedatangan pada Rabu (24/5) sebanyak 16 kloter.

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Madinah Alfarizi memastikan seluruh sarana dan prasarana layanan kesehatan siap membuka layanan kepada jamaah haji Indonesia.

Layanan yang dimaksud di antaranya KKHI Madinah, Emergency Medical Team (EMT), Tim Promosi Kesehatan, Tim Sanitasi dan Pengawasan Makanan serta Tim Obat dan Perbekalan Kesehatan.

"Kami siap memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh jamaah haji Indonesia, agar para tamu Allah dapat menjalankan ibadah dengan lancar," ujarnya.

Selain itu, disiapkan pula pos kesehatan khusus di pintu 21 Masjid Nabawi berikut satu dokter dan satu perawat yang dilengkapi dengan obat-obatan.

Untuk haji yang membutuhkan pelayanan kesehatan lebih lanjut, telah disiapkan KKHI Madinah yang beroperasi 24 jam. Proses rujukan dapat dilakukan melalui TKH di setiap kloter atau bisa menghubungi call center KKHI Madinah 2023 pada nomor +966547323785.

Seluruh layanan KKHI Madinah ditujukan untuk jamaah haji dan tidak dipungut biaya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement