Selasa 30 May 2023 23:09 WIB

7 Kloter yang Terdiri dari 6.983 Jamaah dan Petugas Haji Tiba di Madinah

Jamaah haji diminta untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan

Jamaah Haji Indonesia berada di sektor khusus Masjid Nabawi, Madinah yang ditemukan tersasar dari rombongan, Jumat (26/5/2023).
Foto: Republika/Agung Sasongko
Jamaah Haji Indonesia berada di sektor khusus Masjid Nabawi, Madinah yang ditemukan tersasar dari rombongan, Jumat (26/5/2023).

Oleh : Agung Sasongko, reporter Republika TV dari Madinah, Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH – Sekitar 6.983 jamaah dan petugas haji dari 10 embarkasi haji Tanah Air, akan mendarat di terminal haji bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMMA) Madinah pada Selasa (30/5/2023). 

Kedatangan jamaah hari ketujuh di Gelombang I ini, tercatat dalam 19 kelompok terbang (flight), dengan dua maskapai; 10 Garuda Airlines (GA) dan 9 Saudia (SV).

Baca Juga

Setidaknya, 7 kloter sore hingga malam diprediksi disambut hujan skala ringan saat pesawat mendarat dan check in di hotel. 

Tujuh kloter itu antara lain, Makassar (UPG 9 pukul 13.30), Batam (BTH 11 pukul 16.25 WAS), Solo (SOC 18; 16.40 WAS), Jakarta (JKG 18, 16;35), Medan (KNO 7, 18.40 WAS), Jakarta Bekasi (JKS 15; 19:30 WAS), dan Jakarta (JKS 15; 19:35 WAS). 

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga hari ini, pukul 11.10 WIB, jamaah yang sudah terbang ke Tanah Suci  berjumlah 27.952 orang atau 73 kelompok terbang (kloter), yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 24.157 orang atau 63 kloter. Data tersebut khusus Jamaah, di luar petugas kloter. 

Sementara itu, sebanyak 1.899 jamaah haji akan diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada 1 Juni 2023. Jamaah haji Indonesia akan mengambil miqat atau niat umroh wajib di Bir Ali.  

Sebanyak 1.899 jamaah haji yang diberangkatkan ke Makkah itu tergabung dalam lima kloter yang datang paling awal ke Madinah. Mereka sudah menjalankan ibadah sholat Arbain di Masjid Nabawi, Madinah. 

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Zaenal Muttaqin, mengatakan, kelima kloter yang akan menjalani umroh wajib itu berasal dari JKG 1, SOC 1, BTJ 1, UPG 1, dan BTH 1. Pemberangkatan jamaah haji ke Bir Ali dibagi dalam dua gelombang.

Dia menyampaikan, pemberangkatan gelombang pertama dilakukan pada pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak tiga kloter. Gelombang kedua pemberangkatan dijadwalkan pada pukul 16.00 WAS sebanyak dua kloter. 

Baca juga: Mualaf Lourdes Loyola, Sersan Amerika yang Seluruh Keluarga Intinya Ikut Masuk Islam

“Alhamdulillah, untuk persiapan keberangkatan jamaah haji dari Madinah ke Makkah sudah siap. Seluruh petugas di Bir Ali atau Dzulhulaifah telah stand by menerima jamaah dari Madinah," kata Zaenal, Senin (29/5/2023).

Zaenal mengatakan, berbagai persiapan dilakukan petugas haji Daker Madinah. Selain dari Indonesia, di Bir Ali akan ada ribuan jamaah yang bersamaan akan menjalani umroh wajib di Makkah. Untuk itu petugas haji Daker Madinah mempersiapkan betul agar jangan sampai ada jamaah Indonesia yang terlantar.

Sejumlah petugas akan ditempatkan di sejumlah titik di Bir Ali untuk memantau pergerakan jamaah haji. Ada lima pos yang akan disiapkan, di antaranya mulai dari pos masuk hingga pos pemberangkatan bus menuju Makkah.

"Kami telah siap secara keseluruhan untuk proses kedatangan jamaah dari Madinah dan pemberangkatan ke Makkah. Kita sudah konfirmasi terkait proses pemberangkatannya baik terkait jadwal busnya dan hotel yang akan ditempati jamaah di Makkah," ujar Zaenal.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement