Rabu 31 May 2023 18:06 WIB

Masjid Nabawi Mulai Padat, Jamaah Haji Indonesia Diminta Waspada

Jamaah diminta pergi ke Masjid Nabawi dalam kelompok atau rombongan.

Rep: Agung Sasongko/ Red: Ani Nursalikah
Suasana sholat Jumat di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat (26/5/2023). Masjid Nabawi Mulai Padat, Jamaah Haji Indonesia Diminta Waspada
Foto: Republika/Agung Sasongko
Suasana sholat Jumat di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat (26/5/2023). Masjid Nabawi Mulai Padat, Jamaah Haji Indonesia Diminta Waspada

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Jamaah haji di Madinah semakin padat. Kondisi ini perlu diwaspadai jamaah haji.

"Tingkatkan kewaspadaan petugas dan jamaah," demikian pesan singkat Kasi Perlindungan Jamaah, Adi Wicaksono yang diterima, Rabu (31/5/2023).

Baca Juga

Adi menyarankan kepada jamaah untuk berjalan ke Masjid Nabawi dalam kelompok atau rombongan. "Tidak membawa barang berharga ke masjid," kata dia.

Adi mengatakan, membawa perhiasan atau hal yang mencolok akan mengundang terjadinya aksi kejahatan. Termasuk, perilaku jamaah menggunakan telepon seluler saat di jalan diharapkan tidak mencolok.

Menurutnya, jamaah perempuan merupakan target termudah. Karena tas yang dibawa diyakini berisikan ponsel, perhiasan, dan uang.

Tahun lalu, ada jamaah yang menjadi korban jambret. Hal itu terjadi karena perilaku menggunakan ponsel terlalu mencolok.

"Jadi saya kira keamanan bawaan tergantung dari diri kita sendiri, bagaimana perilaku kita," kata Adi.

Untuk itu,  Adi mengingatkan kepada jamaah untuk membawa barang bawaan seperlunya seperti ponsel, uang secukupnya, dan identitas. Ponsel misalnya bisa digunakan untuk menghubungi rombongan apabila tersesat. Sementara uang, bisa dipergunakan untuk hanya sekadar membayar taksi.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement