Senin 12 Jun 2023 12:21 WIB

Demi Berhaji, Pria Kerala India Jalan Kaki 8.640 Kilometer ke Tanah Suci

Dia menyelesaikan perjalanannya dalam 12 bulan dan lima hari.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah
Umat muslim dari berbagai negara berada di pelataran Jabal Rahmah di Mekkah, Arab Saudi, Senin (1/5/2023). Jabal Rahmah adalah salah satu tempat yang dikunjungi umat muslim usai menjalankan ibadah umroh untuk berwisata religi. Jabal Rahmah atau bukit kasih sayang, dipercaya menjadi lokasi bertemunya Adam dan Hawa. Namun pada saat ini Jabal Rahmah di tutup dan Umat muslim pun hanya dapat melihatnya dari kejauhan.
Foto: Republika/Prayogi
Umat muslim dari berbagai negara berada di pelataran Jabal Rahmah di Mekkah, Arab Saudi, Senin (1/5/2023). Jabal Rahmah adalah salah satu tempat yang dikunjungi umat muslim usai menjalankan ibadah umroh untuk berwisata religi. Jabal Rahmah atau bukit kasih sayang, dipercaya menjadi lokasi bertemunya Adam dan Hawa. Namun pada saat ini Jabal Rahmah di tutup dan Umat muslim pun hanya dapat melihatnya dari kejauhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ibadah haji adalah perjalanan seumur hidup yang dicita-citakan banyak umat Muslim. Untuk memenuhi perjalanan haji seumur hidup, Shihab Chottur, seorang pria Muslim India dari Kerala, telah mencapai Makkah setelah menempuh jarak hampir 8.640 kilometer dengan berjalan kaki.

Dilansir di About Islam, Senin (12/6/2023), Chottur sehari-hari merupakan pekerja di supermarket di kota asalnya. Ia tumbuh dengan mendengar cerita tentang orang-orang yang bepergian ke Makkah dengan berjalan kaki pada zaman kuno.

Baca Juga

Dia memulai perjalanan haji yang berat dengan berjalan kaki pada Juni lalu dengan melintasi India, Pakistan, Iran, Irak, dan Kuwait, hingga akhirnya mencapai Arab Saudi pada 7 Juni dalam 12 bulan dan lima hari.

"Siapa pun yang memiliki niat baik dapat mencapai tujuannya," kata Chottur kepada saluran TV Arab Saudi Al-Ekhbariya.

Perjalanan selama setahun itu tidak mudah. Ketika dia mencapai perbatasan Wagah, Punjab pada September, dia dihentikan oleh otoritas Pakistan karena tidak memiliki visa. Mendapatkan visa pada Februari 2023, Chottur akhirnya berhasil masuk ke Pakistan dan melanjutkan perjalanannya ke Arab Saudi.

Di antara kesulitan yang dia hadapi adalah bertemu beberapa hewan predator, selain cuaca dingin di Iran. Memasuki Arab Saudi bulan lalu, Chottur pergi ke Madinah sebelum berangkat ke Makkah. Dia menempuh jarak 440 kilometer antara Madinah dan Makkah dalam sembilan hari.

Dia akan menunaikan ibadah haji setelah ibunya, Zainaba, tiba dari Kerala. Ada petualangan serupa lainnya, terutama yang berkaitan dengan menunaikan haji. Pria Inggris Farid Feyadi juga melakukan perjalanan serupa dari London pada 2020 untuk menyanggah kesalahpahaman di media Barat tentang Islam.

Juga di bulan Juni 2022, perjalanan pemuda Indonesia Muhammad Fauzan ke Makkah memakan waktu lebih dari tujuh setengah bulan, mengendarai sepedanya sejauh hampir 5.000 kilometer.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement