Jumat 23 Jun 2023 07:00 WIB

Daging Dam Petugas Haji akan Dikalengkan dan Dikirim ke Indonesia

Daging hewan dam dinilai sangat dibutuhkan di Indonesia.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil
Pasar hewan untuk jamaah haji di Makkah (ilustrasi).
Foto: Republika/Heri Ruslan/ca
Pasar hewan untuk jamaah haji di Makkah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Petugas haji Indonesia tahun 2023 membayar dam lewat lembaga yang sudah ditetapkan. Rencananya daging hewan dam dari petugas haji Indonesia akan dikalengkan kemudian dikirim ke Indonesia untuk masyarakat yang membutuhkan.

Anggota Amirul Hajj sekaligus Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Prof KH Noor Achmad, mengatakan, Baznas bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam rangka untuk pengelolaan dam. Jadi pengelolaan dam petugas haji akan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga

"Kita harapkan, tahun ini mudah-mudahan bisa dimulai, dam yang ada di sini nanti akan dikalengkan dan kita kirim ke Indonesia," kata Kiai Noor saat diwawancarai di Kantor Daerah Kerja Makkah, Kamis (22/6/2023).

Kiai Noor menegaskan, daging hewan dam sangat dibutuhkan di Indonesia. Baznas sudah keliling ke daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Masyarakat di daerah 3T sangat membutuhkan asupan protein dan gizi yang baik.

Ia menjelaskan, kalau memang ada sekitar 5.000 kambing dam, dagingnya bisa dikalengkan dan menjadi 100 ribu kaleng. Daging hewan dam dalam kaleng tersebut bisa dikirim ke daerah 3T yang masyarakat membutuhkan daging tersebut. Dagingnya juga bisa untuk mengatasi stunting.

Baznas menyampaikan bahwa sudah ada nota kesepahaman Kemenag. Baznas juga sudah kerjasama dengan pihak Masyarik Manaf yang dulunya muasasah untuk Asia Tenggara. Sekarang bekerja untuk pengelolaan ekosistem yang terkait dengan ekonomi haji, termasuk di dalamnya adalah pengelolaan dam.

"Kami kerjasama dengan Halalan Toyyiban dan Halalan Globalindo, Insya Allah mereka yang akan menangani (pengelolaan daging dam) di sini," ujar Kiai Noor. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement