Sabtu 24 Jun 2023 17:43 WIB

Gelombang Pertama Jamaah Haji Tiba di Makkah dengan Kereta Cepat Haramain

Kereta Al Haramain memiliki kecepatan mencapai 300 kilometer per jam.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Rangkaian kereta cepat Haramain berada di stasiun Makkah, Arab Saudi, Senin (1/5/2023).
Foto: Republika/Prayogi
Rangkaian kereta cepat Haramain berada di stasiun Makkah, Arab Saudi, Senin (1/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Gelombang pertama jamaah haji dari Madinah dan Jeddah telah tiba di Makkah menggunakan kereta ekspres Al-Haramain pada Jumat (23/6/2023), untuk menunaikan ibadah haji. Kereta listrik ini adalah kereta tercepat di timur tengah, yang mampu menampung kapasitas hingga 1,5 juta bangku.

Dilansir dari Arab News, Sabtu (24/6/2023), layanan kereta Haramain meliputi Makkah, Madinah, Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, dan kota Ekonomi Raja Abdullah Rabigh. Sebagai kereta terpanjang di dunia, kereta Al Haramain memiliki kecepatan mencapai 300 kilometer per jam dan jaringan jalannya mencapai 453 kilometer.

Baca Juga

Pada musim haji tahun ini pun, pemerintah Saudi menggunakan layanan kereta ekspres al-Haramain untuk mengantar jamaah haji. Ada 15 armada kereta api yang dikerahkan untuk mengangkut jamaah ke Makkah.

Kereta Al-Haramain dioperasikan oleh 35 kereta listrik, dengan kapasitas 417 penumpang per kereta melalui 13 gerbong yang terbagi dalam lima kompartemen kelas bisnis, selain layanan katering dan delapan kompartemen kelas ekonomi, dengan total 113 kursi kelas bisnis dan 304 kursi kelas ekonomi.

Ada dua perjalanan per jam antara Makkah dan Madinah selama jam sibuk dan satu perjalanan setiap jam antara stasiun bandara King Abdul Aziz di Jeddah dan stasiun Makkah selama jam sibuk.

Pada jam operasional normal, ada sekitar 12 perjalanan pulang pergi harian antara Makkah dan Madinah, dengan jadwal perjalanan regular lima hari seminggu dan setiap perjalanan kereta membawa lebih dari 400 penumpang.

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan sekitar 1,5 juta jamaah haji dari seluruh penjuru dunia telah tiba di Kerajaan. Mereka tiba di kerajaan melalui transportasi darat, udara, dan laut.

Kerajaan juga telah menyiapkan kontainer-kontainer berisi air zamzam untuk para jamaah. Kemudian kiswah baru pun telah selesai diproduksi dan siap untuk segera dipasang di Kabah suci.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement