Sabtu 23 Sep 2023 17:30 WIB

Ronaldo Mengenakan Pakaian Tradisional Saudi pada Hari Kemerdekaan

Ronaldo termasuk sosok olahragawan terkemuka.

Rep: Mabruroh/ Red: Muhammad Hafil
Ronaldo mengenakan pakaian tradisional Arab Saudi
Foto: Al Nassr
Ronaldo mengenakan pakaian tradisional Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Cristiano Ronaldo sekali lagi menjadi pusat perhatian saat Al-Nassr merilis video Hari Nasional Saudi yang berisi tarian tradisional, pedang, dan pakaian. Dalam video tersebut terlihat, Ronaldo turut serta mengenakan pakaian tradisional kerajaan.

Dilansir dari Arab News, Sabtu (23/9/2023), penggemar Nassr sangat senang melihat bintang-bintang mereka mengambil bagian dalam suasana pesta di Kerajaan. Hari nasional Arab Saudi dirayakan setiap tanggal 23 September, dan tahun ini jatuh pada akhir pekan.

Baca Juga

Video ini memadukan sekilas kesuksesan dan sejarah klub di masa lalu dengan kebangkitannya. Beberapa pemain terbaik di dunia mengenakan seragam kuning yang terkenal pada tahun lalu.

Video tersebut dimulai dengan sekelompok anak muda memasuki gerbang markas klub di Tuwaiq dan menyaksikan para pemain tim utama bersiap-siap untuk perayaan hari nasional.

Dalam klip berdurasi 2 setengah menit tersebut, pemain sayap Abdulrahman Ghareeb dan kiper Nawaf Alaqidi terlihat sedang mempersiapkan drum untuk perayaan tersebut. Kiper Waleed Abdullah berbagi kopi Arab dengan Otávio saat gelandang Portugal itu potong rambut untuk acara tersebut.

Talisca, gelandang serang Brasil berambut pirang, terlihat dalam video melakukan pengukuran thobe putih baru pelatih kepala Luis Castro. Penembak jitu Senegal Sadio Mané menyandarkan pedang di bahunya saat genderang bergema di sekelilingnya.

Namun Ronaldo tetap yang menjadi pusat perhatian dalam klip tersebut saat ia menampilkan Ardah bersama rekan setimnya Abdullah Alkhaibari, Mercelo Brozovic, dan Sultan Al-Ghanam.

Ronaldo, salah satu nama paling terkenal dalam olahraga ini, tiba di Arab Saudi tahun lalu dalam sebuah langkah yang menyebabkan sejumlah pemain top dari kejuaraan Eropa bergabung dengan Liga Pro Saudi selama musim panas.

Otoritas olahraga di Kerajaan Arab Saudi bertujuan menjadikan SPL sebagai salah satu liga terbesar di dunia dan telah banyak berinvestasi untuk mendukung tujuan tersebut.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement