Kamis 19 Oct 2023 10:07 WIB

Israel akan Melarang Aljazirah Meliput di Wilayahnya

Aljazirah adalah salah satu dari media global yang hadir secara fisik di Israel.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Orang-orang menghadiri demo anti Isarel yang diselenggarakan oleh Hizbullah sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina, menyusul serangan terhadap sebuah rumah sakit di Jalur Gaza, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu (18/10/2023)WIB.
Foto: EPA-EFE/RAHAT DAR
Orang-orang menghadiri demo anti Isarel yang diselenggarakan oleh Hizbullah sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina, menyusul serangan terhadap sebuah rumah sakit di Jalur Gaza, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu (18/10/2023)WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Israel akan melarang media Aljazirah melaporkan di negara itu setelah jaksa agung menyetujui langkah tersebut.

Menurut media Israel, jaksa agung, Gali Baharav-Miara, dan Menteri Komunikasi Shlomo Karhi, mencapai kesepakatan pada Selasa (16/10/2023), tentang kata-kata peraturan darurat untuk menghentikan outlet Qatar beroperasi.

Baca Juga

Pemerintah Israel telah berulang kali mengkritik liputan Aljazirah tentang perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Aljazirah adalah salah satu dari sedikit saluran media global yang memiliki kehadiran fisik di Gaza dan Israel.

Israel telah melarang siapa pun meninggalkan atau memasuki Gaza. Gaza telah dikepung sepenuhnya.

 

Israel telah memutus layanan air, listrik, dan makanan. Liputan internasional tentang pengeboman Israel, oleh karena itu, telah jatuh ke organisasi media yang sudah ada di lapangan, seperti Aljazirah.

Dilansir dari Middle East Eye, pada Rabu (19/10/2023), saluran TV Qatar tersebut memiliki hubungan yang sulit dengan Israel, terakhir selama pembunuhan koresponden veteran Aljazirah, Shireen Abu Akleh pada Mei 2022.

Israel berulang kali membantah tentaranya telah menembak reporter itu dengan berbagai penyelidikan membuktikan klaim mereka tidak benar. Middle East Eye mencoba menghubungi Aljazirah untuk berkomentar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement