Kamis 09 Nov 2023 16:22 WIB

Arab Saudi akan Gelar KTT Darurat Bahas Genosida Israel

Arab Saudi mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Warga Palestina memeriksa kerusakan masjid yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu, (8/11/2023).
Foto: AP Photo/Mohammed Dahman
Warga Palestina memeriksa kerusakan masjid yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu, (8/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Menteri Investasi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan Arab Saudi akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak negara-negara Arab dan Islam untuk membahas perang Israel-Hamas, kata  pada Rabu (8/11/2023). Hal tersebut diungkapkan Al-Falih di Bloomberg New Economy Forum di Singapura 

 

Baca Juga

“Kita akan melihat, minggu ini, dalam beberapa hari ke depan Arab Saudi mengadakan pertemuan puncak Arab darurat di Riyadh. Dalam beberapa hari Anda akan melihat Arab Saudi mengadakan pertemuan puncak Islam," kata Al-Falih.

 

Komentar Khalid Al-Falih ini merujuk pada pengumuman sebelumnya oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengadakan pertemuan pada Ahad tentang konflik Gaza. Pada Selasa, Kementerian Luar Negeri Saudi mengeluarkan pernyataan yang mengatakan pertemuan ketiga yang telah ditetapkan untuk akhir pekan, menyatukan para pemimpin Liga Arab dan Uni Afrika, akan ditunda untuk fokus pada dua pertemuan puncak lainnya.

"Dalam jangka pendek, tujuan membawa tiga pertemuan puncak ini dan pertemuan lainnya di bawah kepemimpinan Arab Saudi adalah untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai," kata Al-Falih, dilansir dari Arab News, Kamis (9/11/2023).

Presiden Iran Ebrahim Raisi akan melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk KTT OKI. Al-Falih mencatat Arab Saudi akan mengadakan pertemuan puncak dengan negara-negara Afrika, tetapi dia tidak menentukan tanggalnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement