Selasa 14 Nov 2023 20:54 WIB

Malaikat Berziarah ke Makam Nabi Muhammad  

Malaikat juga menjaga kota Makkah dan Madinah.

Rep: Ratna ajeng tejomukti/ Red: Muhammad Hafil
Ilustrasi Kota Madinah pada 1202 H/1790 M.
Foto: Ali Kazuyoshi Nomachi/Almadinah Al Munawarah/
Ilustrasi Kota Madinah pada 1202 H/1790 M.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Sebanyak 70 Ribu Malaikat Bergantian Di Setiap Siang Dan Malam Menjaga Makamnya Nabi Muhammad Saw,

Menurut Imam Al-Qurtubi, dalam kitab At-Tadzkirah Bi Ahwali Mauta Wa Umur Al-Akhirah, menjelaskan bahwa tidaklah fajar menyingsing kecuali datang 70 ribu malaikat menyelimuti makam nabi Saw, melebarkan sayapnya seraya bershalawat kepada nabi Saw. Berikut penjelasan Imam Qurtubi:

Baca Juga

عن نبيه بن وهب أن كعباً دخل على عائشة رضي الله عنه فذكروا رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال كعب: ما من فجر يطلع إلا نزل سبعون ألفاً من الملائكة حتى يحفوا بالقبر، يضربون بأجنحتهم ويصلون على النبي صلى الله عليه وسلم حتى إذا أمسوا عرجوا وهبط سبعون ألف ملك يحفون بالقبر ويضربون بأجنحتهم ويصلون عن النبي صلى الله عليه وسلم سبعون ألفاً بالليل وسبعون ألفاً بالنهار.

وحتى إذا انشقت عنه الأرض خرج في سبعين ألفا من الملائكة يوقرونه صلى الله عليه وسلم.

 

والأخبار دالة ثابتة على أن جميع الناس يخرجون عراة ويحشرون كذلك على ما يأتي إن شاء الله تعالى.

Dari Nabih bin Wahab, bahwa Ka`ab berkunjung ke Aisyah RA lalu mereka mengisahkan Rasulullah SAW. Ka`ab menyatakan: ``Tidaklah sekali fajar pun terbit kecuali 70 ribu malaikat menyelimuti makam dan melebarkan sayap mereka bershalawat kepada Nabi SAW sampai sore. Di sore hari mereka pergi dan datanglah 70 ribu malaikat lagi menggantikan, menyelimuti makam dan melebarkan sayap mereka bershalawat kepada Nabi Saw. Ada 70 ribu malaikat pada waktu malam, dan 70 ribu lagi di waktu siang. (Imam Qurtubi, At-Tidzkirah, hal. 499).

Tak hanya mengunjungi makam nabi, malaikat juga menjaga dua kota suci Makkah dan Madinah. 

Diantara malaikat Allah ada yang ditugaskan menjaga kota Makkah dan Madinah dari Dajjal. Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلَّا سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ ، إِلَّا مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلَّا عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ صَافِّيْنَ يَحْرُسُونَهَا ، ثُمَّ تَرْجُفُ الْمَدِينَةُ بِأَهْلِهَا ثَلَاثَ رَجَفَاتٍ ، فَيُخْرِجُ اللَّهُ كُلَّ كَافِرٍ وَمُنَافِقٍ

“Tidak ada sebuah negeri kecuali akan diinjak oleh Dajjal kecuali Mekkah dan Madinah. Tidak ada jalan dikota Madinah kecuali ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya. Kemudian goncanglah kota Madinah dengan penduduknya tiga kali goncangan maka Allah mengeluarkan darinya setiap orang kafir dan munafiq.” (HR Bukhari II/665, no. 1782 dan Muslim IV/2261, no. 2942).

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement