Selasa 02 Jan 2024 00:05 WIB

Wakil Emir Makkah Awali Tugas dengan Mengunjungi Perluasan Masjidil Haram

Masjidil Haram menjadi tujuan utama jamaah haji dari berbagai kawasan.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Erdy Nasrul
Suasana Masjidil Haram di Makkah.
Foto: Republika/Fuji Eka Permana
Suasana Masjidil Haram di Makkah.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH--Wakil Emir Makkah yang baru, Pangeran Saud bin Mishaal memulai tugasnya dengan kunjungan lapangan ke pekerjaan perluasan Masjidil Haram, Ahad (31/12/2023). Selama kunjungan tersebut, Pengeran Saur meninjau Perluasan Masjidil Haram yang ketiga. Ia mendapatkan pengarahan tentang kemajuan pekerjaan yang sedang berlangsung. 

Pengeran Saud didampingi oleh Menteri Haji dan Umrah dan Ketua Dewan Direksi Otoritas Umum Perawatan Masjidil Haram dan Urusan Masjid Nabawi, Tawfiq Al-Rabiah. Pangeran Saud mengatakan kunjungannya merupakan implementasi dari arahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, Putra Mahkota dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman.

Baca Juga

Gubernur Makkah Pangeran Khalid Al-Faisal meninjau kemajuan perluasan Masjidil Haram terbesar yang pernah ada. Hal tersebut untuk memastikan para peziarah melakukan ibadah mereka dengan mudah dan nyaman.

Dan kunjungan Pangeran Saud diawali dengan peninjauan pintu-pintu baru Masjidil Haram dan mendengarkan pengarahan mengenai pengerjaan pembangunan yang dilakukan sejumlah gerbang antara lain Gerbang Al-Fath, Gerbang Umrah, dan Gerbang Al-Fath dilansir dari Saudi Gazette, Senin (1/1/2024). Ia juga mengunjungi Gerbang Raja Abdulaziz yang terbuat dari baja dan jenis besi anti pecah tertinggi, serta dindingnya terbuat dari baja tahan karat kualitas tinggi dengan lapisan perunggu dan dilapisi emas murni, serta pemasangannya dua bulan sabit untuk dua menara Gerbang Raja Abdulaziz. 

Menara ini memiliki panjang 130 meter, tinggi kedua bulan sabit kurang lebih sembilan meter, dan lebar alas setiap bulan sabitnya dua meter. Dua bulan sabit terbuat dari serat karbon, yang dianggap sangat tahan lama, dan dilapisi dengan kaca berlapis emas.

Setelah itu, Pangeran Saud memeriksa langit-langit gantung yang menghadap ke mataf, dan mendengarkan pengarahan tentang pekerjaan perluasan Koridor mataf Saudi yang dilaksanakan untuk menyediakan ruang bagi jamaah sesuai dengan standar teknik berkualitas tinggi dan untuk mendukungnya dengan layanan teknis dan sistem suara dan pencahayaan modern. Total area perluasan mencakup 12.350 meter persegi dengan kapasitas menampung 107.000 orang per jam.

Kemudian Pangeran Saud juga mengunjungi pameran Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Urusan Masjid Nabawi, yang memperkenalkan pengunjung pada layanan yang disediakan di Dua Masjid Suci dan upaya yang dilakukan Kerajaan untuk melayani para tamu Allah. Dia kemudian menuju koridor timur, mendengarkan detail fasilitas Third Saudi Expansion yang memiliki total luas bangunan 320.000 meter persegi dan mampu menampung kurang lebih 300.000 jamaah.

Pangeran Saud juga mengunjungi alun-alun luar yang berisi air mancur dan tempat wudhu, dengan luas total 180.000 meter persegi. Ia meninjau proyek jasa yang luas bangunannya 625.000 meter persegi dan mencakup teras salat di atas lahan seluas 130.000 meter persegi. Ini menampung 33.000 jamaah dan berisi toilet, rumah sakit darurat, 272 eskalator, 60 lift, dan kantor lembaga pemerintah. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement