Senin 08 Jan 2024 18:12 WIB

Masjid BSI Bakaheuni Dikunjungi 6.500 Jamaah Saat Libur Nataru

Masjid BSI Bakauheni tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Muhammad Hafil
Suasana Masjid BSI Bakauheni Lampung.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Suasana Masjid BSI Bakauheni Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Masjid BSI Bakauheni di Lampung menjadi destinasi peristirahatan selama libur Natal dan Tahun Baru 2024 dengan jumlah pengunjung mencapai hingga 6.500 jamaah per bulan. Lonjakan pengunjung membuktikan Masjid BSI Bakauheni telah menjadi tempat ibadah dan sekaligus tujuan peristirahatan, yang memperkaya pengalaman wisatawan dan pemudik yang singgah di kawasan tersebut.

Seperti diketahui masjid yang terletak di Bakauheni Harbour City (BHC), Lampung Selatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian BUMN dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI dalam mendorong pariwisata di Sumatera, khususnya Provinsi Lampung.  Masjid BSI Bakauheni tidak hanya menawarkan tempat ibadah yang megah, tetapi juga memiliki daya tarik tersendiri. Dengan area multi fungsi 360 derajat, pengunjung dapat menikmati keindahan panorama alam Bakauheni, melihat Menara Siger, dan menyaksikan aktivitas Pelabuhan Bakauheni dari berbagai sudut. 

Baca Juga

Pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2024, jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan BHC mencapai 45 ribu pengunjung. Wisatawan tersebut selain dapat berkunjung ke Masjid BSI Bakauheni, juga bisa menikmati dua wahana unggulan. Pertama, Krakatau Park dan kedua adalah Siger Park yang menambah keberagaman pengalaman liburan mereka.

"Kawasan BHC yang banyak dimanfaatkan pemudik sebagai tempat istirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan, juga memainkan peran penting dalam memberdayakan masyarakat sekitar. Dengan adanya kerja sama dan partisipasi dari masyarakat lokal, kawasan BHC menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang memberikan manfaat positif bagi semua pihak". Ujar Corporate Secretary BSI Gunawan Arif Hartoyo, Senin (8/1/2024).

Gunawan menambahkan,  selama periode libur Nataru, Masjid BSI Bakauheni tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Kegiatan seperti tadarus Al-Qur'an rutin menjelang adzan. Kegiatan Jumat berkah dan lain sebagainya, menjadikan masjid ini sebagai contoh bagi masjid-masjid lain di sekitarnya. Di sisi lain, kehadiran pengunjung menunjukkan bahwa keberadaan Masjid BSI Bakauheni telah menjadi ikon baru dan kebanggaan bagi warga Lampung Selatan, khususnya di Bakauheni. 

"Keistimewaan masjid ini sebagai tempat ibadah yang indah dan pusat kegiatan masyarakat dapat memperkaya pengalaman wisatawan atau pemudik," ujarnya.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement