Selasa 05 Mar 2024 20:27 WIB

Peluang Perawat Bekerja di Luar Negeri Besar, Ini Saran Pelaku Usaha Penempatan PMI

Lulusan perawat di Indonesia menjadi yang terbanyak di Asia Tenggara.

Ahmad Faisol, Dirut PT Timuraya Jaya Lestari (kiri)
Foto: Dok Republika
Ahmad Faisol, Dirut PT Timuraya Jaya Lestari (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaku perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) Ahmad Faisol mengungkap permintaan tenaga kesehatan Indonesia semakin meningkat setiap tahunya.

 Ia menilai tingginya permintaan atas tenaga kesehatan Indonesia menurutnya sebagai peluang yang harus dinanfaatkan dengan baik oleh seluruh stakeholder terutama calon pekerja yang memiliki minat berkarir di luar negeri. 

Baca Juga

"Lulusan perawat di Indonesia menjadi yang terbanyak di Asia Tenggara setiap tahunya, permintaan atas perawat Indonesia juga tinggi, maka ini menjadi peluang baik bagi perawat-perawat Indonesia untuk berkarir di luar negeri," jelas Ahmad Faisol, Selasa (5/3/2024).

Faisol menyampaikan permintaan perawat Indonesia umumnya  datang dari negara-negara di Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Quwait meskipun tidak jarang juga yang datang dari negara lainya seperti Australia dan Singapore. 

"Tahun lalu misalkan dari satu rumah sakit yang bekerja sama dengan kami saja di Timuraya Jaya Lestari memiliki permintaan hampir dua ribu perawat dan itu belum seratus persen terpenuhi semua, ini satu rumah sakit," tambahnya. 

Namun demikian peluang tenaga kesehatan Indonesia yang cukup besar tersebut juga memiliki tantangan tersendiri diantaranya adalah tahapan dan proses sertifikasi keahlian tertentu yang kadang harus dilakukan di luar negeri. 

"Tantangannya adalah kemampuan yang harus dimiliki seperti kecakapan bahasa inggris dan fasilitas penunjang untuk melakukan uji yang sesui dengan negara penempatan seperti ujian prometrik Arab Saudi yang masih terbatas di dalam negeri," jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Ia berencana menyiapkan tempat khusus untuk simulasi kemampuan bahasa dan ujian prometrik di Indonesia. 

"Insya Allah kami akan melakukan upaya-upaya membantu meningkatkan kemampuan bahasa asing perawat-perawat kita yang memilik minat ke luar negeri, hingga tempat untuk ujian keahlian dengan standar negara penempatan," pungkasnya. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement