Ahad 24 Mar 2024 10:27 WIB

Liga Dunia Muslim Tinjau Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad

Museum ini memanfaatkan teknologi tampilan digital dan interaktif terbaru.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, pengawas Pameran Internasional dan Museum Biografi Nabi dan Peradaban Islam, Sheikh Mohammed Al-Issa memeriksa Museum Internasional Biografi Nabi di Menara Jam di Makkah.
Foto: Saudi Gazette
Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, pengawas Pameran Internasional dan Museum Biografi Nabi dan Peradaban Islam, Sheikh Mohammed Al-Issa memeriksa Museum Internasional Biografi Nabi di Menara Jam di Makkah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, pengawas Pameran Internasional dan Museum Biografi Nabi dan Peradaban Islam, Sheikh Mohammed Al-Issa memeriksa Museum Internasional Biografi Nabi di Menara Jam di Makkah, stasiun utama dan utama untuk museum.

Dia meninjau berbagai bagian pameran yang inovatif dan mengumumkan operasi uji coba museum selama bulan Ramadhan ini. Museum ini mencakup lebih dari 30 bagian dan menawarkan lebih dari 200 tampilan visual dan interaktif dalam lima bahasa dunia.

Baca Juga

Museum juga memanfaatkan teknologi tampilan digital dan interaktif terbaru. Dilansir dari Saudi Gazette pada Ahad (24/3/2024), pameran dan museum ini bertujuan memperkenalkan biografi Nabi Muhammad SAW, meningkatkan kesadaran Islam akan bimbingannya, dan mengungkapkan risiko ekstremisme yang secara salah dikaitkan dengan Islam, terutama dalam kaitannya dengan biografi Nabi. Ini menyoroti peradaban Islam dari sumbernya yang murni dan bimbingan yang mulia.

Rangkaian Museum Internasional Biografi Nabi dan Peradaban Islam, dengan cabang permanen dan turnya, mewakili inisiatif unik dalam sejarah memperkenalkan biografi Nabi dan peradaban Islam.

Ini menampilkan sumber dan karya ilmiah asli, penelitian peer-review, dan metode presentasi menggunakan teknologi terbaru di zaman kita, menyediakan pengunjung dari seluruh dunia dengan informasi tentang nilai-nilai Islam dan mengatasi kesalahpahaman tentang mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement