Rabu 27 Mar 2024 06:33 WIB

Simulasi Layanan Haji 2024, Petugas Tangani Jamaah Sakit Hingga Kejang-Kejang

Gladi Posko Haji 2024 digelar sebagai tindak lanjut pembekalan materi petugas haji.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggotong jemaah haji yang berkursi roda dalam gladi posko layanan operasional Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) haji 1445H/ 2023 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (26/3/2023). Gladi posko yang diikuti 1.120 petugas PPIH Arab Saudi tersebut untuk memantapkan kesiapan saat puncak pelaksanaan haji 2024 di Arab Saudi.
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggotong jemaah haji yang berkursi roda dalam gladi posko layanan operasional Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) haji 1445H/ 2023 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (26/3/2023). Gladi posko yang diikuti 1.120 petugas PPIH Arab Saudi tersebut untuk memantapkan kesiapan saat puncak pelaksanaan haji 2024 di Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Gladi Posko Haji 2024 dalam kegiatan Bimtek PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (26/3/2024). Dalam kegiatan ini, para petugas haji yang akan bertugas di Daker Bandara, Madinah, dan Makkah mengikuti simulasi untuk memberikan bantuan terhadap jamaah, termasuk jamaah lansia.

Kegiatan simulasi yang diikuti seribuan peserta ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Para peserta Bimtek PPIH 2024 tampak antusias mengikuti rangkaian pelatihan yang disiapkan panitia. Para petugas dari masing-masing sektor lalu mengikuti simulasi mulai dari penyambutan jamaah haji.

Baca Juga

Ratusan petugas tampak disimulasikan sedang bertugas di Daker Makkah yang berada di Gedung SG3 Asrama Haji. Saat menyambut jamaah, mereka dilatih untuk menangani jamaah yang sedang mengalami berbagai kendala kesehatan.

Sejumlah skenario ditampilkan saat tiba di Daker Makkah. Misalnya, saat jamaah baru turun dari bus, ada jamaah yang sakit. Sehingga, petugas pun bergegas untuk menolongnya. Lalu, ada juga jamaah lansia yang memakai kursi roda dan petugas langsung datang untuk menolongnya.

 

Tidak hanya itu, ada juga jamaah yang tiba-tiba pingsan saat akan menuju hotelnya. Petugas haji yang sedang patroli pun langsung sigap menangani jamaah yang kejang-kejang tersebut.

Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Arsad Hidayat mengatakan kegiatan Gladi Posko Haji 2024 ini digelar sebagai tindak lanjut dari pembekalan materi yang disampaikan kepada para peserta, termasuk tentang layanan operasional di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Menurut dia, gladi ini untuk memastikan setiap petugas haji memahami tugas dan fungsinya masing-masing, sehingga pelayanan terhadap jamaah haji bisa maksimal.

"Kan kadang kita belajar teori kalau tidak dibarengi dengan praktik itu kita masih awang-awang termasuk koordinasi dengan siapa. Di sini baru terlihat gitu. Dan ternyata dinamikanya di lapangan itu ternyata banyak, tidak sesederhana seperti dalam teori," ujar Arsad saat meninjau kegiatan Gladi Posko Haji 2024 di Gedung SG3, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (26/3/2024).

Dia berharap, gladi ini menjadi sarana para petugas haji untuk belajar bagaimana miniatur layananan ketika mereka nanti akan menemui layanam sesungguhnya di Arab Saudi. Menurut dia, mereka juga dilatih untuk menghadapi karakter jamaah yang berbeda-beda.

"Jamaah ini kan karakternya berbeda-beda. ada jamaah taat dan ada jamaah yang sedikit-sedikit protes. Tapi secara umum menurut saya para petugas harus siap dengan segala kondisi tersebut," ucap Arsad.

Setelah melihat langsung praktik yang dijalankan petugas, dia pun melihat para PPIH Arab Saudi juga kompak dalam menjalankan tugasnya, baik di Daker Makkah, Madinah, maupun Bandara.

"Secara umum, tadi di Madinah dan di Bandara relatif sudah mengerti dan mereka juga bisa melakukan koordinasi dengan baik," jelas Arsad.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement