Kamis 28 Mar 2024 02:15 WIB

Presiden Minta Menag Jadikan Penyelenggaraan Haji 2024 yang Terbaik

Indeks kepuasan jamaah haji tahun ini diharap bisa mencapai 95 persen.

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Manasik petugas haji 2024
Foto: Republika
Manasik petugas haji 2024

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengatakan, dirinya telah diminta untuk menjadikan penyelenggaraan ibadah haji 2024 sebagai yang terbaik selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menargetkan paling tidak indeks kepuasan jamaah haji tahun ini bisa mencapai 95 persen.

"Presiden menyampaikan kepada saya kemarin, ini harus menjadi yang terbaik selama perintahan beliau," ujar Gus Yaqut saat sambutan dalam acara penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Terintegrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2024) malam. 

Baca Juga

Beberapa waktu lalu, menurut Gus Yaqut, Jokowi menyampaikam kepada dirinya bahwa tahun ini Indonesia mendapatkan tambahan kuota jamaah haji, sehingga totalnya menjadi 241 ribu jamaah. Karena itu, kata dia, Jokowi berpesan kepada kepadanya untuk menjadikan layanan penyelenggaraan ibadah tahun ini sebagai yang terbaik. 

"Artinya layanan yang harus kita berikan tahun ini harus lebih baik dari haii 2022 yang indeks kepuasan hajinya 94. Jadi minimal harus 95," ucap Gus Yaqut. 

 

Selai itu, tambah dia, Jokowi juga menyampaikan kepadanya agar perjalanan jamaah haji tahun ini tetap ramah lansia seperti tahun lalu. Karena, jamaah lansia yang akan berangkat tahun ini masih sangat banyak.

"Lansia kita kurang lebih 40 ribu sampai 50 ribu. Ini tentu memerlukan perlakuaan khusus, baik sebelum ke Tanah suci, saat di Tanah Suci, dan sampai ke tanah air lagi," kata Gys Yaqut.

Jumlah petugas haji yang menjadi pederta Bimtek Terintegrasi ini berjumlah 1.120 calon petugas haji, yang terdiri dari 890 orang dari Kemenag dan 230 orang dari Kemenkes. Kegiatan ini terlaksana selama sembilan hari sejak 19 Maret 2024 lalu. 

Dalam sambutannya, Gus Yaqut juga berpesan kepada mereka agar memanfaatkan kesempatan menjadi petugas haji ini dengan baik. Karena, menurut dia, banyak orang tersingkir dari proses seleksi PPIH Arab Saudi ini. 

"Ada 30 ribu pendapaftar petugas haji kemarin," kata Mantan Ketum GP Ansor ini. 

"Maka syukuri ini dengan cara memberikan layanan terbaik lepada jamaah. Siapkan derap langkah kaki, otot tangan untuk membantu jamaah haji," jelas Gus Yaqut. 

Tidak hanya itu, dia juga mengingatkan kepada para petugas haji untuk melayani jamaah seperti orang tua dan saudaranya sendiri. "Anggap jamaah haji Indonesia sebagai oranf tua kita sendiri. Perlakukan jamaah ini sebagai saudara kita sendiri, adik kakak, pacar dan lain-lain," kata Gus Yaqut. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengapresiasi persiapan penyelenggaraan haji tahun ini. Karena, menurut dia, dalam segi persiapan pemerintah dan DPR sudah menetapkan Biaya Haji 2024 sejak jauh hari. 

"Penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik. Karena sejak jauh hari Kemenag bersama Komisi VIII telah menetapkan biaya haji 2024," ujar Ace. 

Dia menambahkan, Indonesia merupakan negara terbesar sebagai pengirim jamaah haji di dunia. Selain itu, jamaah haji Indonesia juga terkenal sangat tertib dan memikiki karakter yang sangat baik di mata jamaah haji dari negara lainnya. 

"Karena itu harus selalu dijaga nama baik bangsa kita di Tanah Suci," kata Ace. 

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement