Sabtu 30 Mar 2024 18:30 WIB

Presiden Ingin Misi Haji 2024 Jadi Layanan Terbaik

Haji merupakan ibadah pemersatu umat Islam dari berbagai belahan dunia.

Jamaah haji dari berbagai negara yang sedang melaksanakan sai.
Foto: Republika/Fuji Eka Permana
Jamaah haji dari berbagai negara yang sedang melaksanakan sai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada dirinya untuk menjadikan Misi Haji 2024 menjadi layanan jamaah haji terbaik sepanjang Kabinet Indonesia Maju.

"Beliau berpesan jadikan misi haji 2024 menjadi layanan jamaah haji terbaik selama pemerintahan Presiden Jokowi," kata Menag saat menutup Bimbingan Teknis PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Yaqut mengatakan pesan tersebut disampaikan Jokowi saat mengumumkan Indonesia mendapat tambahan kuota haji 20 ribu orang pada penyelenggaraan haji tahun ini.

Menurutnya, Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia pada 2022 berada di kisaran 94 persen. Maka tahun ini harus di atas angka tersebut. Salah satu upayanya yakni berada di tangan para petugas haji.

Petugas haji, kata Yaqut, harus melayani jamaah sebaik dan seoptimal mungkin. Tidak boleh ada petugas yang tak menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

"Kita sudah memberikan contoh. Tahun lalu kita pulangkan satu petugas haji yang tidak melaksanakan tugasnya. Kita tidak main-main. Karena amanah yang kita emban bukan amanah yang main-main," kata dia.

Ia mengatakan tajuk yang tetap digunakan dalam Misi Haji 2024 ini yakni Haji Ramah Lansia. Petugas haji tak boleh terjebak pada paradigma bahwa melayani Lansia dan disabilitas adalah dengan menggendong mereka.

Tetapi, kata Yaqut, pelayanan tersebut berupa program sejak tiba di asrama haji, di Tanah Suci, hingga setibanya di Indonesia.

"Harus menjadi legacy tahun sebelumnya yaitu jamaah ramah lansia. Jamaah lansia kita 42 ribu, masih sangat banyak. Ini memerlukan perlakuan khusus, baik memasuki asrama haji, ketika di tanah suci, sampai ke tanah air," kata dia.*

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement