Senin 20 May 2024 20:58 WIB

Jamaah Haji Yogya Segera Diberangkatkan, Termuda 18 Tahun dan Tertua 89 Tahun 

Total jamaah haji asal Yogyakarta mencapai 393 orang.

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Gita Amanda
Jamaah haji asal Kota Yogyakarta akan segera diberangkatkan. (ilustrasi)
Foto: Dok Pemkot Yogyakarta
Jamaah haji asal Kota Yogyakarta akan segera diberangkatkan. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jamaah haji asal Kota Yogyakarta akan segera diberangkatkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyebut total jamaah haji asal Yogyakarta mencapai 393 orang. 

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo mengatakan, seluruh jamaah haji tersebut akan diberangkatkan secara bertahap. “Diberangkatkan secara bertahap, paling awal tanggal 23 (Mei), kemudian tanggal 25 Mei, dan 26 Mei,” kata Singgih di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (20/5/2024). 

Baca Juga

Seluruh jamaah haji tersebut akan dilepaskan di Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta saat akan diberangkatkan. Dikatakan Singgih bahwa jamaah paling tua di tahun 2024 ini berusia 89 tahun. “Usia jamaah termuda 18 tahun,” ucap Singgih. 

Dijelaskan seluruh jamaah dari Kota Yogyakarta akan diberangkatkan dalam tiga kloter yakni kloter 47, kloter 52, dan kloter 54. Rincian masing-masing kloter yakni sebanyak 351 orang, 34 orang, dan enam orang. “Untuk transportasi kita siapkan 11 bus, dan satu minibus,” ungkapnya. 

Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, Nadhif juga mengatakan sebelumnya bahwa jamaah haji asal Kota Yogyakarta akan diberangkatkan dari Balai Kota Yogyakarta. Ada dua orang jamaah yang mengundurkan diri, dimana salah satunya karena mengalami kecelakaan.

Disampaikan Nadhif bahwa khusus untuk jamaah lansia ada sekitar tujuh belas orang. Di 2024 ini, semua jamaah lansia memiliki pendamping karena kuota yang dibuka kembali. 

“Kondisi kesehatan lansia relatif baik, karena dari skrining cukup bagus, dan memenuhi syarat dari sisi kesehatan. Persiapan sudah maksimal dan akan diberangkatkan sesuai jadwal,” kata Nadhif.

 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement