Kamis 25 May 2023 02:39 WIB

Selama Musim Haji, Bandara Juanda Beroperasi 24 Jam

Seluruh layanan penerbangan haji dari Jawa Timur dilayani oleh Saudi Arabia Airlines.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Muhammad Hafil
Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (17/7/2022). Sebanyak 450 jamaah haji kloter pertama asal Tuban kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji.
Foto: Antara/Umarul Faruq
Jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (17/7/2022). Sebanyak 450 jamaah haji kloter pertama asal Tuban kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji.

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar mengatakan, Bandara Juanda bakal beroperasi dal 24 jam selama pemerbangan jamaah haji. Adapun jika tidak ada penerbangan haji, kata Sisyani, Bandara Juanda hanya betoperasi selama 16 jam dalam sehari.

"Bandara Juanda beroperasi 24 jam khusus penerbangan haji. Jika sedang tidak ada penerbangan haji kami beroperasi 16 jam dari pukul 05.00 sampai dengan 21.00 WIB karena masih ada pekerjaan di sisi udara yang dikerjakan setelah jam operasional," kata Sisyani, Rabu (24/5/2023).

Baca Juga

Sisyani memastikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk kelancaran penerbangan haji. Ia pun menegaskan kesiapan SDM dan fasilitas serta peralatan pendukung angkutan haji tahun 2023.

Dari sisi pelayanan di Bandara, diakuinya telah diatur penggunaan parking stand untuk tempat parkir pesawat serta NOTAM jam operasi bandara untuk pelayanan pesawat haji. "Sementara untuk parking stand kami alokasikan sebanyak 6 parking stand untuk parkir pesawat haji," ujarnya.

 

Terkait pemeriksaan jamaah dan barang bawaan, lanjut Sisyani, seluruhnya dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dimana pihaknya menugaskan 18 personel Aviation Security per shift yang akan mengawaki empat unit mesin X-Ray, empat unit Hand Held Metal Detector (HHMD) dan dua unit Walkthrough Metal Detector (WTMD).

"Diharapkan jamaah haji yang memasuki bandara sudah steril karena telah melewati screening, sehingga dapat langsung boarding ke pesawat," kata Sisyani.

Sisyani mengatakan, pihaknya juga telah mengantisipasi beberapa jadwal keberangkatan haji yang bersamaan dengan penerbangan reguler. "Kami telah mengantisipasi dengan memanfaatkan secara maksimal waktu dan mengatur slot parkir pesawat agar tidak berdampak pada operasional bandara," ujarnya.

Sisyani menjelaskan, eseluruhan jamaah haji yang akan diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Juanda sebanyak 36.938 orang dan dibagi dalam 84 Kloter. Untuk jadwal keberangkatan atau embarkasi dimulai 24 Mei hingga 22 Juni 2023. Sedangkan kepulangan atau debarkasi dimulai 4 Juli hingga 3 Agustus 2023.

"Seluruh layanan penerbangan haji dari Jawa Timur dilayani oleh Saudi Arabia Airlines menggunakan pesawat berbadan lebar Boeing 747-400 yang berkapasitas 450 penumpang," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement