Jumat 26 May 2023 15:35 WIB

Tips Agar Jamaah Haji Terhindar dari Kejahatan Selama Berada di Tanah Suci

Jaga perilaku dari menggunakan ponsel di jalan.

Rep: Agung Sasongko/ Red: Ani Nursalikah
Suasana kedatangan jamaah haji Indonesia kloter 2 Embarkasi Medan di Hotel Arjwan Al Diyafah , Madinah Kamis (25/5/2023). Total jamaah yang tiba mencapai 360 orang. Tips Agar Jamaah Haji Terhindar dari Kejahatan Selama Berada di Tanah Suci
Foto: Agung Sasongko/Republika
Suasana kedatangan jamaah haji Indonesia kloter 2 Embarkasi Medan di Hotel Arjwan Al Diyafah , Madinah Kamis (25/5/2023). Total jamaah yang tiba mencapai 360 orang. Tips Agar Jamaah Haji Terhindar dari Kejahatan Selama Berada di Tanah Suci

REPUBLIKA.CO.ID, Laporan Jurnalis Republika.co.id Agung Sasongko dari Madinah, Arab Saudi

MADINAH -- Keberadaan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci bukan berarti bebas dari kemungkinan aksi kejahatan. Untuk mencegah itu, jamaah harus menjaga perilaku dengan tidak mengenakan hal-hal yang mencolok seperti perhiasan.

Baca Juga

Kasi Layanan Jamaah Adi Wicaksono berbagi tips menjaga diri dari kejahatan, seperti berikut.

1. Luruskan niat

 

Kehadiran jamaah haji Indonesia di Tanah Suci untuk beribadah bukan untuk menampilkan kemewahan dan hal lainnya yang berujung riya.

2. Jangan kenakan perhiasan

Saat beraktivitas di luar, minimalisir penggunaan perhiasan. Jangan pula menaruh perhiasan tersebut di dalam tas. Lebih baik letakkan perhiasan di penginapan dan simpan pada tempat yang aman.

3. Jaga perilaku menggunakan ponsel di jalan

Tanpa disadari penggunaan ponsel di jalan kerap mengundang terjadinya aksi kejahatan. Gunakanlah ponsel yang patut dan aman dari segala kemungkinan.

4. Ajak kawan sekamar bila ke luar ruang

Jamaah disarankan agar tidak sendirian saat berada di Madinah. Jika memang hendak keluar mintalah rekan sekamar dan lapor pada ketua rombongan sehingga tercatat keberadaanya.

5. Bawa ponsel dan uang secukupnya

Ponsel ini nantinya bisa digunakan ketika keadaan darurat. Misalnya tersasar saat kepulangan dari masjid. Sementara, uang itu bisa digunakan untuk sekadar membeli makan ketika lapar.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement