Senin 05 Jun 2023 21:49 WIB

Antisipasi Cuaca Panas di Bir Ali, Jamaah Haji Diimbau Gunakan Tabir Surya

Jamaah haji yang ke Makkah singgah dulu di Bir Ali.

Rep: Agung Sasongko/ Red: Muhammad Hafil
Jamaah haji saat ihram di Bir Ali
Foto: Agung Sasongko/Republika
Jamaah haji saat ihram di Bir Ali

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH -- Hingga hari keempat, total 20 ribuan jamaah telah mengambil miqat di Bir Ali. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membagi slot waktu dari jam 8.00 WAS hingga pukul 16.00 WAS. Jamaah haji Indonesia pun hanya diberikan kesempatan 30 menit singgah di sana.

Jamaah perlu mengantisipasi cuaca panas di Bir Ali yang mulai menyengat sejak pukul 8.00 WAS. Petugas Layanan Lansia, dr H Tejo Katon, SSi, MBA, MM mengingatkan cuaca panas dapat mengakibatkan dehidrasi dan memengaruhi kesehatan kulit. Untuk orang yang memiliki alergi, efek sinar panas dari matahari bisa menyebabkan kulit menjadi kemerahan, bahkan bisa sampai melepuh terbakar. 

Baca Juga

"Untuk itu, dalam cuaca panas seperti di Arab Saudi ini, khususnya di Bir Ali, sangat penting bagi jamaah haji Indonesia dan para petugas haji untuk menggunakan sunscreen atau tabir surya untuk melindungi kulit," kata dia. 

Menurutnya, banyak manfaat dari pemakaian sunscreen atau tabir surya, antara lain bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV. Apabila terkena langsung dan secara terus-menerus, sinar UV bisa memberikan efek kulit menjadi lebih gelap. 

 

Radiasi UVB atau sunburn bisa menyebabkan kerusakan DNA pada sel kulit. Hal ini meningkatkan risiko terkena kanker kulit yang tentunya sangat berbahaya. 

"Pemakaian sunscreen bisa meminimalisasi hal tersebut, " jelas dr Tejo Katon disela-sela melayani jamaah haji di Bir Ali.

Jamaah juga perlu melengkapi alat pelindung diri (APD) karena sudah mengenakan ihram dibolehkan mengenakan kacamata hitam atau payung sehingga dapat melindungi kulit kita dari paparan langsung sinar matahari.

Jamaah Haji Indonesia yang berada di Madinah mulai bergerak menuju Makkah pada 1 Juni lalu. Sepanjang perjalanan tersebut jamaah haji akan memgambil miqat di Masjid Bir Ali, yang berjarak 15 menit dari kota Madinah.

Lantas apa saja yang dilakukan jamaah di masjid Bir Ali?

Mengambil mandi dan wudhu di hotel dan mengenakan ihram.

Sholat sunnah dua rakaat

Usai hendak meninggalkan masjid, niat ihram. Bagi jamaah lansia yang mungkin tidak turun dari bus bisa niat dari salam bus.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement