Rabu 14 Jun 2023 16:24 WIB

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Jamaah haji di seluruh dunia mulai berdatangan ke kota Makkah, Arab Saudi.

Jamaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi
Foto: Republika TV/Fuji Eka Permana
Jamaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Fuji Eka Permana dari Makkah, Arab Saudi

Jamaah haji di seluruh dunia mulai berdatangan ke kota Makkah, Arab Saudi. Semakin mendekati puncak ibadah haji, jamaah haji semakin memadati kota Makkah. Sehingga jalanan akan semakin ramai dan padat yang berdampak terhadap laju transportasi.

Baca Juga

Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Arsad Hidayat, mengatakan, ketika kota Makkah mulai padat, jamaah haji Indonesia disarankan banyak melakukan aktivitas di hotel masing-masing. Karena di setiap hotel ada masjid atau mushola, bisa juga sholat di masjid yang ada di sekitar hotel

Arsad menyampaikan, jamaah haji bisa melakukan sholat di masjid-masjid yang ada di hotel atau sekitar hotel. "Ada orang mungkin punya pandangan, berlipat ganda pahalanya ketika melaksanakan sholat di Masjidil Haram, ternyata ada pendapat lain juga mengatakan berlipat ganda pahala sholatnya di Tanah Haram (Tanah Suci)," kata Arsad, Selasa (13/6/2023).

 

Menurut Arsad, hotel-hotel yang ditempati jamaah haji masuk dalam Tanah Haram. Jadi, sama-sama mendapatkan keutamaan dan fadilah seperti orang yang melaksanakan sholat ataupun kebaikan di Masjidil Haram.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga 14 Juni 2023 pukul 10.30 waktu Arab Saudi, jumlah jamaah haji yang meninggal dunia mencapai 60 orang.

Berdasarkan data perbandingan jamaah haji yang wafat di hari ke-22 penyelenggaraan ibadah haji sejak 2015 sampai 2023. Tahun kematian jamaah haji terbanyak di hari ke-22 terjadi ketika tahun 2015 dengan jumlah jamaah haji yang wafat 68 orang. Terbanyak kedua terjadi pada tahun 2023, ada sebanyak 60 kematian jamaah haji pada hari ke-22 penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut data Penyelenggaran Kesehatan Haji di Arab Saudi tahun 2023, diketahui ada tiga penyakit penyebab banyaknya jamaah haji wafat. Di antaranya penyakit infark miokard akut (17 kasus kematian), shock kardiogenik (12 kasus kematian), dan strok (3 kasus kematian) dari total 53 kematian per 12 Juni 2023.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement