Jumat 29 Mar 2024 20:03 WIB

Bandara Internasional Laut Merah Sambut Penerbangan Asing Pertama April

Bandara Internasional Laut Merah jadi akses penting ke resor mewah di Laut Merah.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Bandara Internasional Laut Merah (RSIA) mulai beroperasi dengan mendaratnya penerbangan pertama Saudia pada Kamis pagi (21/9/2023).
Foto: Arab News
Bandara Internasional Laut Merah (RSIA) mulai beroperasi dengan mendaratnya penerbangan pertama Saudia pada Kamis pagi (21/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Red Sea Global (RSG) akan menandai momen penting saat Bandara Internasional Laut Merah (RSI) bersiap menerima penerbangan internasional pertamanya. Penerbangan perdana ini, dioperasikan oleh Flydubai, akan menghubungkan Bandara Internasional Dubai (DXB) langsung ke RSI mulai 18 April 2024.

Bandara ini memperkenalkan layanan dua kali seminggu yang selanjutnya mengintegrasikan tujuan Laut Merah ke dalam jaringan perjalanan global. Sejak September 2023, RSI telah melayani jadwal penerbangan domestik oleh Saudia. Dengan penambahan operasi flydubai, akan ada delapan penerbangan per minggu.

Baca Juga

CEO Grup di Red Sea Global, John Pagano menekankan pentingnya tonggak sejarah ini. RSI akan melayani satu juta tamu per tahun dengan kapasitas penuh, dalam waktu tiga jam terbang untuk 250 juta orang. Penerbangan internasional pertama ini menandakan sebuah pencapaian besar sebuah langkah menuju menjadikan Arab Saudi sebagai tujuan wisata global utama.

“Kami bersemangat untuk membuka pintu lebih luas kepada dunia, menyambut pengunjung dari UEA, Timur Tengah dan sekitarnya,” ujar Pagano, dilansir dari Saudi Gazette pada Jumat (29/3/2024).

 

RSI sangat penting untuk memfasilitasi akses ke tujuan Laut Merah, yang sudah menjadi tuan rumah dua resor mewah: Six Senses Southern Dunes, The Red Sea, dan St. Resor Laut Merah Regis.

Yang terakhir baru-baru ini menjadi tuan rumah pesepakbola legendaris Cristiano Ronaldo dan keluarganya. Dengan tiga resor lagi, termasuk Nujuma, Cagar Alam Ritz-Carlton, Shebara dengan vila-vila di atas air yang unik, dan Desert Rock yang terletak di antara pegunungan, yang akan dibuka tahun ini. Tujuan ini terus memperluas penawaran mewahnya.

Chief Commercial Officer Bandara Internasional Laut Merah, Michael White, menyoroti kedatangan wisatawan internasional sebagai fase pengembangan yang menarik untuk RSI, setelah dimulainya operasi domestik tahun lalu. "Kami berdedikasi untuk menawarkan layanan luar biasa bagi penumpang dan maskapai penerbangan dan sangat ingin memperluas jaringan kami untuk melayani wisatawan global," kata White.

Berkomitmen untuk keberlanjutan, RSI berada di jalur untuk menjadi bandara netral karbon pertama di Timur Tengah, menggunakan solusi inovatif untuk mengurangi emisi karbon, mengoptimalkan penggunaan energi, dan meningkatkan pengelolaan sumber daya dan limbah. Fitur seperti penggunaan material lokal dalam konstruksi, 100 persen pemanfaatan energi terbarukan, dan strategi desain untuk meminimalkan polusi cahaya, selaras dengan standar Sertifikasi Emas LEED dan Pedoman Langit Gelap.

Wakil Presiden Senior di Flydubai, Sudhir Sreedharan, menyatakan kebanggaannya menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan penerbangan dari UEA ke RSI, menawarkan akses langsung ke resor Laut Merah mewah Arab Saudi. "Operasi ini menggarisbawahi komitmen kami untuk menghubungkan pasar yang kurang terlayani dan meningkatkan konektivitas melalui pusat penerbangan Dubai," kata Sreedharan.

Pada 2030, Laut Merah akan menampilkan 50 resor dengan lebih dari 8.000 kamar hotel dan lebih dari 1.000 properti perumahan di seluruh pulau dan situs pedalaman, dilengkapi dengan marina mewah, lapangan golf, hiburan, dan fasilitas rekreasi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement