Rabu 24 May 2023 07:30 WIB

Doa Berangkat Haji dari Rumah ke Tanah Suci

Jamaah haji dianjurkan membaca doa saat berangkat ke Tanah Suci.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Muhammad Hafil
Doa Bagi Jamaah Haji Ketika Meninggalkan Rumah Menuju Tanah Suci. Foto: Jamaah haji Indonesia gelombang pertama mulai diberangkatkan ke tanah suci terhitung sejak Rabu (24/5/2023) dini hari.
Foto: Hafid Al Vizki / Republika
Doa Bagi Jamaah Haji Ketika Meninggalkan Rumah Menuju Tanah Suci. Foto: Jamaah haji Indonesia gelombang pertama mulai diberangkatkan ke tanah suci terhitung sejak Rabu (24/5/2023) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Jamaah haji Indonesia gelombang pertama mulai diberangkatkan ke tanah suci terhitung sejak Rabu (24/5/2023) dini hari. Pemberangkatan jamaah haji gelombang pertama akan terus dilakukan sesuai jadwal hingga tanggal 7 Juni. Di susuk kemudian gelombang kedua mulai 7 Juni hingga 22 Juni. 

Bagi jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci penting untuk meluruskan niat melaksanakan ibadah haji semata-mata karena Allah, untuk menyempurnakan rukun Islam, dalam rangka ta'at kepada Allah memenuhi panggilan-Nya. Selain itu, dianjurkan bagi setiap jammah yang akan berangkat, untuk mengawali keberangkatan dengan berdoa sejak dari rumah masing-masing. 

Baca Juga

Sebelum berangkat, jamaah haji disunnahkan untuk sholat dua rakaat terlebih dulu. Rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah lalu membaca surat Al Kafirun, pada rakaat kedua setelah membaca surat Al Fatihah lalu membaca surat Al Ikhlas. Setelah selesai membaca salam, dianjurkan memanjatkan doa ketika jamaah haji melangkahkan kaki keluar dari rumah, berikut doanya:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانِي بِالْإِسْلَامِ وَأَرْشَدَنِي إِلَى أَدَاءِ مَنَاسِكِي حَاجَةً بِبَيْتِهِ وَمُعْتَمِرًا بِمَشَاعِرِهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ. اللَّهُمَّ بِك انْتَشَرْت وَإِلَيْك تَوَجَّهْت وَبِك اعْتَصَمْت. اللَّهُمَّ بِكَ أَنْتَ ثِقَتِي وَرَجَائِي، اللَّهُمَّ فَاكْفِنِي مَا هَمَّنِي وَمَالًا أَهْتَمَّ لَهُ اللَّهُمَّ زَوِّدْنِي التَّقْوَى ، وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَجِّهْنِي لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهْتُ.

 

Alhamdu lillahl ladzi hadaaniy bil islami wa arshadaniy Ilaa adaa i manaasikiy hajatan bibaytihi wamu'tamiron binasya'irihi. Allahumma sholli 'alan nabiyyil ummiyi wa 'ala aalihi wa ashaabihi ajma'iyna. Allahumma bikantasyartu wa ilaika tawajjahtu wa bika'tasomtu. Allahumma bika anta tsiqotiy warijaaiy, Allahuma fakfiniy maa hammaniy wa maa laa ahtanma lahu, Allahumma zawwidniy attaqwaa, waghfirliy dzanbiy wawajahniy Lil Khoiri ainamaa tawajjahtu

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di rumah-Nya dan mengerjakan umroh di tempat lambang-lambang (masya'ir) keagungan-Nya. Ya Allah berilah sholawat atas nabi yang tidak bisa baca dan tulis (ummi) beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, bersama-Mu aku bertebaran, kelada-Mu aku menghadap dan dengan-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah, Engkau kepercayaanku dan harapanku, maka ya Allah lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak aku perlukan. Ya Allah, bekalilah aku dengan takwa dan ampunilah dosaku serta hadapkanlah wajahku pada hal-hal yang baik kemanapun aku menghadapkan. 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement