REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebutuhan umat Muslim Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci terus meningkat. Setidaknya ini terlihat dari antrean haji yang kini telah semakin lama. Biro perjalanan haji dan umrah pun terus mencoba menawarkan pelayanan yang menarik kepada jamaah.
Biro perjalana asal Surabaya, Persada Indonesia, misalnya, menawarkan paket umrah eksklusif dengan durasi perjalanan yang singkat, yaitu hanya empat hari. Ini lebih singkat dari paket umrah reguler yang biasanya berlangsung selama 10 hari.
"Kami yakin umrah juga bisa jadi bagian ibadah cerdas," kata Direktur Utama Persada Indonesia Samsul Arifin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/10).
Umrah cerdas, kata dia, merupakan ibadah yang tak mengesampingkan rukun-rukun, tapi juga tak memberatkan jamaah. "Pembimbingnya pun satu keluarga satu, tidak satu rombongan satu," tambah dia.
Ia menjelaskan, paket perjalanan ini sangat cocok bagi kalangan eksekutif yang kesehariannya supersibuk. Jamaah juga bisa menentukan kapan waktu keberangkatan, tanpa harus menunggu jamaah lain.
"Kami juga memberikan fasilitas kelas satu, baik untuk hotel maupun penerbangan," tambah Wakil Direktur Utama Persada Indonesia Syarif Hidayatullah.
Di Arab Saudi pun, Syarif mengatakan, antar-jemput dilakukan menggunakan limosin GMC atau sekelasnya. "Tentu saja ini kelas VVIP."
Soal peminat, Syarif mengatakan, selama ini adalah para pengusaha dan pejabat. Sayangnya, dia enggan menyebut nama orang-orang yang pernah menggunakan layanan ini.
Karena layanannya, harga paket ini dipatok lebih mahal dari umrah reguler yang biasanya berkisar antara dua ribu hingga 2.500 dolar AS. "Umrah ini biayanya sekitar 3.500 dolar AS per orang. Pembayaran nantinya juga bisa dilakukan di Alfamart dan Indomaret," kata Syarif.




