IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Seorang anggota parlemen Komite Legislatif di Mesir, Atta Selim memperkenalkan sebuah rancangan undang-undang yang menyarankan untuk membentuk Dana Pinjaman Pernikahan untuk kaum muda, tanpa mengharuskan mereka membayar bunga.
Menurut rincian RUU yang dipublikasikan di halaman Facebook-nya, Atta mengatakan bahwa 70 anggota parlemen telah menyetujui rancangan undang-undang yang berusaha mendukung pria dan wanita muda untuk menikah.
Dana Pinjaman Pernikahan itu ditujukan untuk membiayai pernikahan kaum muda dan memberikan insentif serta pinjaman untuk mereka. Nilai pinjaman diperkirakan mencapai LE 60 ribu. Pinjaman tersebut tidak akan mencakup bunga selama proses pelunasan.
Dia mencatat bahwa ada lebih dari 10 juta pria dan wanita muda yang belum menikah di Mesir. Hal itu menurut statistik dari Badan Pusat Statistik untuk Mobilisasi Publik dan Statistik (CAPMAS) Mesir. Dia menambahkan, bahwa tingginya biaya pernikahan ditambah dengan tidak adanya peran yang dipimpin negara yang efektif dalam menghadapi fenomena tersebut, maka dianggap perlu untuk menyarankan rancangan undang-undang tersebut.