Senin 16 Jul 2018 22:22 WIB

BJP India Ancam Persulit Keberangkatan Haji Umat Islam

Brijbhushan Rajput menuntut pencabutan subsidi bagi calon haji di India

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Muslim muda India. (ilustrasi)
Foto: EPA/Farooq Khan
Muslim muda India. (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pemimpin ekstrimis Hindu Partai Bharatiya Janata (BJP) memperingatkan umat Islam India agar tidak mempersulit pembangunan Kuil Ram di situs Masjid Babri, di Ayodhya, Uttar Pradesh. Hal itu menjadi syarat agar umat Islam India bisa berangkat haji tahun ini.

“Komunitas Muslim harus menghormati perasaan pada isu kuil Ram satu miliar umat Hindu di negara ini. Jika mereka tidak melakukannya, kami tidak akan menghormati perasaan mereka juga,” kata BJP MLA Brijbhushan Rajput dari Charkhari, Uttar Pradesh dalam pesan video dilansir di IQNA, Senin (16/7).

Dalam video itu, Rajput menegaskan tidak segan-segan mengganggu dan menghentikan rencana perjalanan haji apabila ada halangan dalam pembanguan Kuil Ram. Selain itu, Rajput menuntut status minoritas Muslim harus dicabut dan subsidi yang diberikan pada calon haji harus dibatalkan.

Setelah memasang video di halaman sosial medianya Facebook, laman Hindustan Times mengklaim pernyataan Rajput mewakili jutaan umat Hindu. Ia tak peduli apabila Muslim India menganggap pesan videonya itu sebagai ancaman.

“Saya benar-benar bertahan dengan apa yang saya katakan dalam video itu,” ujar dia.

Sementara itu, seorang yang berperkara dalam kasus sengketa tanah kuil-kuil Ayodhya mengatakan kepada Mahkamah Agung di New Delhi, Masjid Babri dihancurkan oleh kelompok yang mereka sebut 'Taliban Hindu' seperti pembongkaran patung Buddha di Bamiyan, Afghanistan.

“Tidak ada undang-undang atau Konstitusi memungkinkan penghancuran struktur agama dari keyakinan apa pun,” kata advokat senior Rajeev Dhavan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement