Jumat 26 Jul 2019 12:48 WIB

Ibadah Haji, Momentum Tepat untuk Berhenti Merokok

Jamaah haji yang merokok diminta untuk tak membiarkan puntung rokok menyala

Rep: Muhammad Hafil/ Red: Hasanul Rizqa
Kepala PPIH Daker Makkah, Subhan Cholid.
Foto: Republika/Muhammad Hafil
Kepala PPIH Daker Makkah, Subhan Cholid.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Kepala PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid meminta jamaah haji untuk memanfaatkan waktu di Tanah Suci sebagai momentum berhenti merokok. Imbauan itu terutama ditujukan kepada jamaah yang sejak dari Tanah Air tak lepas dari ketergantungan menghisap rokok.

Subhan menegaskan, merokok dapat memengaruhi kesehatan jamaah haji selama berada di Arab Saudi. "Ya, tentu. Secara kesehatan, kalau bisa, mumpung di Tanah Suci jadi awal yang baik untuk hijrah. Salah satunya untuk meninggalkan rokok," papar Subhan saat ditemui di Makkah, Jumat (27/7).

Baca Juga

Jika seorang jamaah merasa sulit untuk meninggalkan rokok selama di Tanah Suci, sebaiknya memerhatikan kondisi dan tempat. "Jangan (merokok) di dalam gedung. Harus di luar gedung," ujar Subhan.

Selain itu, Subhan meminta mereka yang merokok, setelah melakukan hal itu agar puntung rokoknya benar-benar sudah mati saat ditinggalkan. Jangan sampai puntung rokok dibiarkan dalam keadaan masih terdapat api, lalu dibuang ke tempat sampah.

Sebab, faktor cuaca panas di Arab Saudi dapat saja memantik nyala api. "Karena ini cuaca sangat panas ekstrem. Mohon tidak membuang puntung sembarangan. Apa saja di luar yang terkena percikan api bisa menjadi penyebab kebakaran," ujar Subhan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement