Jamaah Diminta Waspada Kebakaran Saat Masak di Hotel

Sabtu , 27 Jul 2019, 09:09 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Sejumlah jamaah dari berbagai kloter, mengantre untuk masuk ke dalam lift Hotel Fairuziyah al-Khair, Madinah.
Sejumlah jamaah dari berbagai kloter, mengantre untuk masuk ke dalam lift Hotel Fairuziyah al-Khair, Madinah.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Sejumlah calon haji asal Indonesia kerap kali memilih memasak di hotel karena merasa kurang dengan jumlah konsumsi. Kepala Daerah Kerja Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) 2019 Subhan Cholid mengimbau jamaah mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran.

 

Terkait

Cholid mengatakan sejumlah calon haji (calhaj) yang memerlukan tambahan makanan kerap kali memasak di pondokan. "Jamaah dalam sehari diberi konsumsi dua kali, dan pada waktu-waktu yang tidak dapat konsumsi, biasanya masak sendiri. Kami imbau jamaah berhati-hati," katanya, Jumat (26/7).

Baca Juga

Menurut dia, tidak semua hotel menyediakan fasilitas pantry atau dapur mini yang bisa digunakan calhaj. Hal ini yang membuat mereka sering kali secara mandiri membawa peralatan, seperti penanak nasi, pemanas air, dan kompor kecil.

"Jadi, mohon agar jamaah berhati-hati, terutama ketika memasak di area hotel, agar betul-betul diawasi dan harus sampai selesai, maksudnya kalau masak air atau nasi ditunggu sampai matang baru dicabut," katanya.

Ia juga mengimbau bagi calhaj yang merokok agar tidak membuang puntung sembarangan. Jika memungkinkan berhenti merokok demi kesehatan.

"Jangan puntungnya belum mati terus dibuang ke tempat sampah," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini