Vaksinasi Jamaah Haji Berlaku Juga untuk Uni Emirat Arab

Jumat , 02 Aug 2019, 16:55 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tejomukti/ Redaktur : Nashih Nashrullah
   Calon jamaah umroh dan haji mengantre untuk melakukan suntik vaksinasi di Kantor Kesehatan Kelas I Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (8/5). (Republika/Yasin Habibi)
Calon jamaah umroh dan haji mengantre untuk melakukan suntik vaksinasi di Kantor Kesehatan Kelas I Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (8/5). (Republika/Yasin Habibi)

IHRAM.CO.ID, DUBAI – Kementerian Kesehatan dan Pencegahan (Mohap) Uni Emirat Arab mendesak calon jamaah haji untuk mendapatkan vaksin wajib setidaknya 15 hari sebelum meninggalkan negara itu.  

 

Dilansir di khaleejtimes, Jumat (2/8) calhaj disarankan untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi internasional yang valid sebelum memulai perjalanan mereka.

Terkait

Direktur Departemen Perlindungan Kesehatan Masyarakat di Kemenkes UEA, Badria Al Harmi, mengatakan semua calhaj dengan penyakit kronis harus memahami  perawatan mereka dari dokter mereka sebelum mereka berhaju.   

Baca Juga

"Kadang-kadang, dokter dapat merekomendasikan perubahan dalam dosis obat tergantung pada status medis saat ini sehingga yang terbaik adalah untuk mencari konsultasi medis sebelum berangkat,"jelas dia .

Pendiri dan Ketua Zulekha Healthcare Group, dr Zulekha Daud,  memuji upaya pihak berwenang di Saudi dalam memastikan keamanan ekstrem, kemudahan perjalanan, dan keamanan jamaah selama berhaji. 

“Ini akan sangat bermanfaat jika masing-masing jamaah juga mengambil perawatan yang tepat dan memelihara kebersihan yang baik untuk membantu diri mereka sendiri serta sesama jamaah,” kata dia.  

Sebelumnya kloter pertama jamaah haji dari UEA berangkat ke tanah suci pada Rabu, (31/7). Rajja Tariq, warga negara Pakistan yang akan segera bepergian, gelisah, dan bersemangat tentang haji. "Karena ini adalah ibadah haji pertama saya, saya sangat bersemangat dan juga gugup," jelas dia.

Sameer Saeed, berkebangsaan India, terbang ke Jeddah dan kemudian Madinah bersama istrinya dengan alasan kemanusiaan dan berharap untuk dapat berhaji. "Ibu istri saya jatuh dan mengalami patah kaki. Saya mengajukan permohonan visa di Konsulat Saudi di UEA dan kami diberikan visa untuk membantunya. Saya masih tidak yakin apakah saya akan dapat melakukan ibadah haji, namun mampu perjalanan untuk darurat medis benar-benar hebat. Suasana spiritual di Madinah luar biasa. Saya sama sekali tidak siap, tetapi rencana Allah selalu yang terbaik, "katanya.

Sebanyak 6.528 izin haji dikeluarkan oleh UEA tahun ini. Bandara Internasional Dubai (DXB) akan melayani mayoritas peziarah dari UEA dengan Bandara Madinah, Jeddah, dan Taif sebagai pintu masuk.

Maskapai penerbangan yang berbasis di UEA Emirates, Etihad, Flydubai dan Air Arabia, bersama dengan FlyNas dan Saudi Arabian Airlines (Saudia), telah memfasilitasi cukup kursi untuk memenuhi permintaan para peziarah dari pasar lokal. 

Emirates memiliki 46 penerbangan tambahan yang beroperasi hingga 22 Agustus. Demikian pula, Etihad Airways mengerahkan 15 penerbangan ekstra hingga 25 Agustus antara Abu Dhabi dan Arab Saudi. Ini juga akan mengoperasikan enam penerbangan charter yang didedikasikan untuk Otoritas Umum Urusan Islam, Yayasan Sheikh Zayed dan Polisi Abu Dhabi.

Manajer Penjualan dan Pemasaran UAE & Oman Saudi Arabian Airlines, Irshad A Khan,  mengatakan Saudia telah menambahkan 17 pesawat sebelumnya sebanyak 165 pesawatnya untuk membantu mengangkut 1,2 juta jamaah domestik dan asing dari sekitar 100 tujuan untuk musim haji mendatang. 

Menurut Khan, jumlah jamaah yang diharapkan untuk diangkut tahun ini telah meningkat sekitar 10 persen bila dibandingkan dengan 2018. Ini bekerja sama dengan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) untuk memastikan bahwa jamaah haji akan dapat melakukan perjalanan mereka dengan lancar dan nyaman. 

Maskapai ini telah memperluas sejumlah layanan kepada para peziarah, termasuk penerbitan kartu kedatangan dan keberangkatan sebelum tanggal perjalanan mereka. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini